Selubung Memori
“Dan itu juga kulakukan pada kemampuanku. Mustahil aku bisa menggambar hutan sangat akurat kalau tidak pernah tahu hutan sebelumnya. Aku mempelajari hutan. Pohon-pohon yang ada di hutan. Semua jenis pohon. Lalu tekstur pohon-pohon itu. Cara pertumbuhan batangnya. Ukuran semua bagian pohon, mulai dari akar, batang, daun, ranting, bunga, buah, tangkai—semua unsur dalam pohon. Lalu lanjut ke hutan. Tekstur tanah, ketinggian, perbedaan rawa dengan tanah basah. Rerumputan. Jarak antar pohon. Unsur-unsur dalam hutan—apa pun. Aku mempelajari semuanya. Aku bisa sampai di tahap ini karena semua yang pernah kupelajari. Berlaku juga untuk sketsa wajah manusia. Aku harus tahu bentuk tulang wajah manusia
Hot Chapters