Jiwa yang Berbeda
Bukan suara serak seorang kakek berusia 50 tahun yang paru-parunya sudah kepayahan.
Satu jam yang lalu, dokter menyatakan ia menderita amnesia pascatrauma. Adrian hanya diam. Bagaimana ia bisa menjelaskan pada tim medis bahwa ia tidak hilang ingatan, melainkan "salah alamat"? Memori terakhirnya adalah ruang ICU yang dingin, suara monitor jantung yang melambat menjadi garis lurus yang statis, dan isak tangis ketiga anaknya: Zayden si sulung yang kaku, Zayn yang penyayang, dan Daneena si bungsu yang selalu manja.
Lalu, kegelapan. Dan tiba-tiba, ia terbangun di tubuh ini. Tubuh seorang pemuda 25 tahun yang telah koma selama setahun.
Bab Populer