Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Malam ini... Cahaya rembulan menemaniku ...Mengungkap wajahnya... Di balik tabir hati Yang selalu ku samarkan Perlahan... Ku uraikan perasaan yang terpendam Mengalirkan cerita pada sang maha cinta Tentang dia Yang hadirnya tersimpan indah Dalam rajutan jiwa Gemerlapnya bintang-bintang Hanya nampak di malam hari
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Aira's PURNAMA RASA Hari ini purnama menjadi raja Bintang senantiasa bermanja pada malam Purnama menerima tawa Hanyut pada nada, serayu malam Desir darah mengempas nestapa Rangkulan penuh adalah arti Senyum mengembang bak purnama Selaras dengan hati mengucap bahagia pada sebait puisi Malam memanglah temaram Nyaris, purnama datang nestapa hilang Tidak ada lara, terhempaskan oleh malam Meski sunyi, sedu-sedan tiada datang Bahagia tentang rasa Disenyumkan oleh purnama walau sekejap Namun, mata berbinar layaknya bulan purnama Purnama rasa dalam hati mengucap. ————
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku

Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku

Sudikah kau jika ku pintai menjadi sosok bulan? Pantulkan secercah cahaya untukku. Jangan jadikan jiwaku bernasib malang seperti langit malam ini. Aku tidak mau terus-terusan berada di kegelapan ini dan merasa mati dalam penderitaan ini. Kembalilah bersamaku dan bawalah senggenggam cahaya untukku. Terangi aku dengan cintamu. Hidupkan aku dengan senyummu. Mari kita rajut kembali hubungan kita yang kemarin sempat retak.
10505.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.7K kali sebagai puisi cahaya bulan
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
juxelian
awalnya emg dibuat emosi sama karakter bryan, m3sumnya kelewat ampun... tp mkin kesini oalahhh aku nangis bombay tau... bryan bener" mempertaruhkan segalanya demi nina :'( rela ninggalin harta tahta demi cewe yg dia sayang.. bhkan di season 2 aku makin mewek, bryan bener" sabar nemenin nina
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kenapa kota ini sunyi banget? Padahal matahari sudah tinggi.” “Karena bukan matahari yang memerintah di sini,” jawab Bara lirih. Liora berhenti, menatapnya tajam. “Apa maksudmu?” Bara menunduk, menatap bayangan panjang di bawah kakinya. “Mereka bilang cahaya mengusir kegelapan. Tapi kadang, cahaya yang terlalu murni justru menimbulkan bayangan yang lebih pekat. Aku rasa… kita sedang berada di tempat di mana kedua hal itu belum memilih sisi.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Sang Penentang Aturan

Sang Penentang Aturan

Wo Long menjerit, mencoba meraih mereka, tapi tangannya hanya melewati udara. “Tetua! Jangan pergi... aku masih butuh kalian!” Tetua Li tersenyum satu kali terakhir. “Jika kau benar-benar butuh kami... maka jadilah seseorang yang pantas memanggil cahaya itu kembali.” Suara itu menghilang... bersamaan dengan dunia di sekelilingnya. Gelap. Sunyi. Lalu, , , , cahaya bulan.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Di kehampaan, bulan yang terang berputar lagi, cahayanya seperti pancaran pedang, menyapu ke segala arah dan dengan cepat menghantam kepalan tangan. Ketuk ketuk ketuk! Keduanya bertabrakan, dan tinju yang menakutkan itu, dengan kekuatannya yang luar biasa, menghancurkan sepetak cahaya bulan. Namun, lebih banyak cahaya bulan menerobos masuk, seperti riak di air, pekat dan dahsyat, semuanya dengan cepat menerjang ke bawah. Cahaya dari bulan-bulan yang tak terhitung jumlahnya menyatu membentuk pedang ilahi dari cahaya bulan, menyapu ke segala arah.
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Terbelenggu Hasrat CEO Tampan

Terbelenggu Hasrat CEO Tampan

Malam hari yang terlihat cerah, langit hitam diterangi sinar bulan purnama yang memantulkan cahayanya di lautan, menciptakan jalur cahaya keperakan yang berkilauan dan bergerak lembut. Cahaya lampu dari bangunan-bangunan di sekitar pelabuhan terpancar di air, berpadu dengan cahaya bulan yang alami Suara deburan ombak kecil berpadu dengan ketenangan malam, menciptakan suasana yang menenangkan.
845 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

] [Kak, aku sudah bisa membuat kue kecil, sudah kutaruh di kulkas, ingat dimakan, ya! Namun catatan terakhir yang ditinggalkannya untuk Shane adalah: [Kak, bumi terlalu pahit, aku pulang ke planet kelinci, ya! Tenang saja, aku akan sering kembali menengokmu (#^.^#).] Shane terlalu sibuk. Sekolah, perusahaan, di mana-mana adalah medan perang. Namun saat perang usai, yang menunggunya hanyalah jasad dingin di dasar danau.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Sang Jenderal

Pengantin Pengganti Sang Jenderal

tunjuknya dengan suara serak. Itu adalah Akar Cahaya Bulan. Tanaman itu tumbuh di antara celah batu, memancarkan cahaya perak yang lembut di tengah kegelapan malam. Namun, di sekeliling akar itu, terdapat semak berduri yang beracun, yang jika tersentuh akan membuat kulit melepuh.
9.826.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

**Bab 1: Malam Pengkhianatan** Suasana pesta malam itu gemerlap. Cahaya dari lampu-lampu kristal mewarnai ruangan dengan kilauan emas, sementara suara tawa dan musik bercampur menjadi latar belakang yang riuh. Sarah berdiri di tepi ruangan, memegang gelas sampanye dengan senyum yang dipaksakan. Matanya terus mencari Adam, kekasihnya yang entah berada di mana. Sesuatu dalam hatinya terasa salah, sebuah firasat buruk yang tak bisa ia jelaskan.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai puisi cahaya bulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status