Lemari Mencari Tumbal
kata ibunya Rani, berbicara yang lambat, dengan mata yang melotot kearah Maya.
Mendengar suara dari ibunya Rani yang sepertinya sudah tak lagi marah, Maya perlahan memberanikan diri untuk menoleh kearahnya, dan saat Maya menoleh,
Kretek!
Terdengar suara patahan tulang dari leher ibunya Rani, terlihat kalau kepalanya miring ke sisi kanan secara tiba-tiba, dengan bola matanya menghilang dan keluar cairan berwarna hitam dari lubang hitam matanya sambil mengeluarkan suara seperti hembusan nafas dari mulutnya. Dengan cepat, Maya kembali menyembunyikan wajahnya di balik punggungnya Rani.
Hot Chapters