Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Merindu Suamimu

Merindu Suamimu

mantan crush-ku di masa lalu itu kembali melirik tajam ke arahku. "Bisnis mengarah ke triple date sih kalau bisa, mumpung udah pas formasinya," canda Mas Hanif lantas tergelak kecil. Gelak riang yang berbanding terbalik dengan raut wajah Bang Fino yang seolah merasa ... tak rela? Really? ***
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

kata Rani Rani mengerti apa yang dipikirkan menantunya itu. Beliau memegang tangan Melody dan Justin lalu mengarahkan tangan keduanya untuk berpegangan. Justin bisa merasakan telapak tangan Melody terasa begitu dingin. “Dicium, nggak papa!” Melody mengangguk pelan. Ia menggenggam tangan Justin dengan lembut lalu mencium punggung tangan suaminya, hal itu bentuk dari penghormatannya sebagai seorang istri.
895 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Menantu yang Tak Diinginkan

Menantu yang Tak Diinginkan

Mas Rey menoleh kearahku dengan tatapan meminta penjelasan, aku hanya menatapnya nanar dan berharap ia bisa melihat kebenaran di mataku. Pria itu mendekat ke arahku, membuat ibu mertua menjauh tapi tetap dengan tatapan intimidasi terhadapku. "Dek? bener yang dikatakan Mbak Jeni?" tanyanya, sungguh aku ternganga akan pertanyaan dari lelaki di depanku ini, ia ragu padaku? "Gausah kamu tanyain lah Dek! namanya maling mana ada yang ngaku, kalo dia ngaku dengan jujur mungkin masalahnya udah selesai dari tadi!" timpal Mbak Jeni, tak tau lagi aku harus berkata seperti apa.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Menantu Pengganti

Menantu Pengganti

Aruna keluar dari toilet tamu dengan langkah yang diatur sehalus mungkin. Earpiece kecil itu terpasang erat di telinga kirinya, tertutup sempurna oleh sanggul rambut yang rumit. Di telinganya, suara statis mendesis pelan, seperti suara ombak radio yang mencari sinyal di tengah badai. Bima, pelayan katering yang ternyata sekutu itu, sudah menghilang ke dalam kerumunan, kembali menjadi bayangan yang menyajikan canapé dan anggur.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg BAB 07 Setelah memberiku pengertian Mbah pamit keluar, karena mau mengajak si Mbok berbelanja bulanan. Setelah kepergian Mbah Pon, Mas Seno masuk ke kamar. "Mas! Kenapa Mas cerita sama si Mbah!"hardikku "Memang kenapa Dek?"tanyanya polos "Apa Mas gak malu! Bahas hal seperti itu sama Mbah?"ucapku ketus
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL 156 Kami masih di Supermarket langganan. Cuman beda posisi saja. Aku, Fateh, Rina, Daffa dan Mbak Karti sedang menunggu Ibu dan Mimi yang masih ada di dalam. Mas Yusuf entah menghilang kemana?
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Aku Mengalah

Aku Mengalah

tolak Afi. "Ya bagus dong, dari pada aku menjomblo terus. Kan kasihan lama-lama karatan gini, kenalin nanti sama babang Bagus yang tamvan melebihi Lee Min Ho ini, pasti dia bakalan klepek-klepek liatnya," selorohnya. "Klepek-klepek mati karena liat muka kamu yang mirip papan penggilasan, Gus!" Celetuk Nita dari balik dinding kerjanya.
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

Bahunya masih terasa sakit, ditabrak oleh seseorang. Samar, Jimmy mendengar umpatan itu. Berharap, ada titik terang atas pencariannya. "Maaf Dek, yang Adek maksud itu siapa ya?" tanya Jimmy, menunggu dengan tak sabar. Remaja cantik itu mendengkus kesal, menatap sengit ke arah Jimmy. "Ih Om kepo!" selorohnya, sambil mengendikkan bahu. Jimmy merasa geram, dipermainkan oleh anak kecil seperti itu.
1012.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Menantu yang Baik

Menantu yang Baik

Tanganku gemetar, tapi aku memaksa diri untuk tetap tenang dan menyela suamiku, "Sayang, aku merindukanmu, bisakah kita melakukan panggilan video?" Aku berusaha mengendalikan diri dan berbicara dengan lembut, meski hatiku dipenuhi ketegangan. Melihat tindakanku, Marvin tampak agak panik. Dia tidak menduga aku akan seperti ini. Kurasa... dia juga tidak ingin Jordy melihat perilakunya saat ini.
8.8297.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Tangannya asyik meremas paha Rasti yang terbalut rok mini ketat. "Preman jalanan modal otot gede doang mah gampang! Tetep aja bakal lewat kalau diadu sama otak licik abang!"
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai menimang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status