Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

To the point aja kenapa? “Ya, terus?” “Ya kamu dulu pernah manjat pohon mangga. Pakai celana pendek melorot lagi, baju kelihatan ketek, bau matahari, item, dekil, minta duit nggak malu. Terus kamu berharap anak kita seperti bidadari yang lemah lembut dan kalem?” Mas Jimmin menyodorkan basreng sama aku. Ya, aku ambil donk, mana enak lagi rasanya.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 567 Times as menimang
Read
+Library
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Drett Ponsel Defandra bergetar. Defandra yang masih sibuk dengan kameranya belum sempat fokus pada ponsel. Ia terus membidik Dzi dari berbagai posisi. “Kena kamu. Asal kau tahu Bosku sangat mencintaimu. Kapanpun dia menginginkanmu ada di dekatnya, kau sama sekali tidak bisa mengelak yang Mulia Ratu.” Gumam Defandra sambil memandang hasil jepretannya berkali-kali. Ia melirik posisi duduk Dzi dan Firman yang kini sudah kosong seorang pelayan sedang melangkah mendekati meja yang baru dipakai mereka. Tangannya cekatan mengambil peralatan bekas makan dan meletakkannya di nampan. Ia mengambil kain lap. Setelah menyemprotkan cairan ke meja, ia segera membersihkannya.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as menimang
Read
+Library
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

] [Mamanya Silmi minta aku untuk isi acara di hari ulang tahunnya Silmi, aku minta maaf sama kamu nggak bisa nolak permintaan beliau, Shan. [Oh, sampai kapan kamu terus-terusan jaga perasaan keluarga Silmi?! Aku cape, kalo kamu masih sayang sama Silmi, ya sudah aku lebih baik mundur!] [Bukan gitu, Shan, please ngertiin aku sedikit aja, mamanya Silmi baik banget sama aku, please jangan ngambek, ya.] [Terserah!]
8.55.7K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as menimang
Read
+Library
Meminang Bu Dosen

Meminang Bu Dosen

Wanita itu menunggu mahasiswanya dekat pintu masuk warung di mana ada penyanyi jalanan yang sedang menyanyikan sebuah lagu dengan gitarnya. Tidak lama kemudian Gala datang. Mereka pun memasuki tenda. Warung itu menyediakan menu berupa aneka lalapan dari ayam, bebek, hingga burung puyuh. Setelah memesan menu, mereka menunggu di salah satu meja yang ada di ujung sebelah kanan. “Gimana nilai kamu, Ga?” tanya Tita membuka percakapan. “Alhamdulillah, memuaskan,” jawab Gala sambil terkekeh. “Terima kasih ya, kamu gak ngasih nilai D karena aku gagal jadi ketua BEM.”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as menimang
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Teman-teman meringis melihat sisternya lahap menelan lalaban timun. Masih hari Bahasa baku, Nia pun sang perusak Bahasa kesulitan untuk bicara. Namun dia tetap berusaha untuk berbicara menggunakan Bahasa baku, dengan catatan tidak menghilangkan jati dirinya. “why you menyukai cucumber seperti demikian, apakah karena cucumber has long shape (apa karena timun memiliki bentuk yang panjang)?”
104.6K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as menimang
Read
+Library
TUKAR RANJANG

TUKAR RANJANG

Tak heran memang mengingat tempat ini tak jauh dari kediaman mertuanya. "Iya, Ma. Nggak tahu kenapa tiba-tiba kepengen banget manisan. Udah muter-muter daerah Menteng tapi ketemunya di sini. Oh, iya Mas Adam ada syuting hari ini, Karin berangkat sama Mang Midun." "Iyakah? Ya ampun. Suami macam apa dia, istri ngidam, berangkat sendiri cari-cari manisan. Emang kebangetan si Sadam."
1022.8K viewsCompletedAdded to Library 775 Times as menimang
Read
+Library
Cinta yang Terenggut

Cinta yang Terenggut

Ia berdiri dan mengulurkan tangannya mengajak teman baik bosnya itu bersalaman. “Aku Mina, teman SMA Jonathan. Tapi dia suka memanggilku Mimin. Terserah kamu mau manggil aku apa. Eh, aku kok rasanya nggak asing sama wajahmu, ya? Pernah lihat dimana gitu,” cerocos perempuan bawel itu sambil mengernyitkan dahinya mencoba mengingat-ingat. Jonathan langsung menimpali, “Karin kan kemarin sempat nge-gym sama temannya. Aku menyapanya dan kamu sempat melihatnya.”
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as menimang
Read
+Library
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Kalau semua itu tidak ada penyebabnya, mana mungkin kejadian di luar nalar bisa terjadi. Orang pintar yang berada di kaki Gunung Ciremai itu pun mengingatkan, agar di malam Jum'at harus ada kopi hitam dan kemenyan. Lelaki itu pun terus menyampaikan kepada istrinya. Bahkan, Nek Iyam setelah itu selalu fokus lagi kepada rumah yang ditempati cucunya.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as menimang
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

“Tante Lachlan (Atau bolehkah aku mulai saat ini memanggil beliau dengan Bunda juga?) berkata kalau kau suka sekali menu jepang atau korea...” Fayla mendengus lagi. “...Karena makanan dengan menu seperti itu terbatas di kota ini.” Anel melanjutkan seakan tidak mendengar tanggapannya. “Maka aku akan membawamu ke Merugame. Jika kau tidak keberatan.” “Well, tidak ada yang lebih enak dari suasana pengap ditambah dengan kuah panas.” Fayla tidak punya cukup tenaga untuk mencari alternatif. Ia sudah terlalu lelah.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as menimang
Read
+Library
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

Ingin tertawa sebenarnya tapi sengaja ditahan. "Untung ada Pak Dokter ganteng sama Bu Bidan cantik. Coba kalau enggak. Aku sama Abimanyu bakalan kek...." Mirna berucap sambil mengarahkan telapak tangan di leher dengan gerakan seperti sedang menggorok. "Aduh jangan sayang, jangan sampai. Maafin Mas yah. Maaf banget, gak lagi-lagi deh. Eh anak kita mana?"
1017.7K viewsOngoingAdded to Library 638 Times as menimang
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status