Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Sepertinya sih tidak, Mamah kan kalau sama Kak Nasya sama-sama manusia datar. “Ini baru mau tidur lho, Mah.” “Yaudah sana tidur, tapi nanti malam bangun ya,” kata Rania mengingatkan. “Emang mau apa? Ini saja sudah jam empat sore.” “Kita makan malam di luar rumah nanti, nunggu Papah pulang,” ujar Rania. “Makan di halaman rumah?” “Hiss, ngaco kamu. Makan di restoran gitu.”
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Untuk Tuan Presdir

Istri Pengganti Untuk Tuan Presdir

** Malam harinya, Melisa dan paryoga mengajak anak dan menantu kesayangannya untuk makan malam menikmati udara di malam hari di puncak, kali ini Melisa akan memilih makan malam di luar sambil menghirup udara dingin dimalam hari bersama keluarganya. Di meja makan yang cukup panjang nan elegan itu, berjajar banyak makanan yang tampilannya tampak lezat dan begitu beragam, makanan itu terdiri dari beberapa menu makanan khas Nusantara, dan beberapa diantaranya merupakan menu khas makanan luar negeri. Laura mengamati senang makanan-makanan itu yang sebagian kecilnya adalah makanan kegemarannya. "Ayo Laura, makan yang banyak." Melisa menarik piring di depan Laura, dan mengisi piring yang semula kos
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Rahim untuk Suamiku

Rahim untuk Suamiku

Tak mau mendapat penolakan, aku buru-buru berkata, "Aku traktir." "Tapi, Yang—" "Udah," pungkasku sambil mengaitkan kantung plastik itu di batang kaca spionnya. "Aku bisa makan masakan mama di rumah. Kenapa kamu beli dua segala?" "Sengaja," sahutku. "Aku pengen kita samaan menu makan malam. Anggap, aja, lagi dinner. Dinner kekinian dan beda tempat."
5.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu

Aku tidak boleh membiarkan mereka berdua mengotori rumah ini dengan ulah bejat mereka. Sore berganti malam, sebentar lagi waktunya makan malam, tidak seperti biasanya, makan malam kali ini agak berbeda, karena semua menu makan malam bukanlah masakan Bi Rum, melainkan makanan yang dibeli secara online oleh Mama. “Ko' tumben, Ma, beli makanan diluar?” tanyaku pada Mama yang sedang sibuk membuka kotak pizza yang berukuran jumbo.
1058.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Jadi Istri Dadakan

Jadi Istri Dadakan

"Kamu belum makan malam, kan?" Faryn menoleh, "Iya," ucapnya singkat. "Bagaimana kalau kita makan malam di luar?" "Hm?" "Aku tahu restoran yang menjual makanan enak," ujarnya semangat. Ia ingin menunjukan restoran keluarga Davina yang membuatnya ketagihan. Faryn mengangguk sekali, "Boleh juga. Aku tadi sempat berpikir untuk memesan makanan begitu sampai di rumah. Tapi ide kamu bagus juga."
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Pernikahan di Balik Skandal

Pernikahan di Balik Skandal

Kali ini hanya sampai depan pintu. “Aku sibuk. Sampai sini aja.” Eve juga berhenti dan membalikkan badannya mendengar itu. “Jangan beli makan malam di luar. Jam 7 atau lebih sedikit makanannya akan diantar sopir. Apa ada makanan khusus yang kamu mau?” tanya Eve. “Nggak, apa aja.” Asalkan Eve yang memasaknya. “Selamat bekerja.”
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 936 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Tertawan Gairah Panas sang Penguasa

Tertawan Gairah Panas sang Penguasa

“Kau mau makan malam, Bella? Pilih saja tempatnya. Di restoran yang manapun, kita tidak memerlukan reservasi awal jika kau bersamaku.” “Hm?” Bella mengangkat alis mendengar tawaran itu. “Bukankah ini agak terlalu siang untuk makan malam? Masih jam enam lebih sedikit.” “Tidak ada undang-undang yang mengatur kau harus makan malam jam berapa. Kalaupun ada, aku tidak peduli dengan undang-undang.” “Baiklah, baiklah. Ayo makan sesuatu di salah satu restoran yang menghadap ke laut, Gio. Aku tidak keberatan dengan restoran yang manapun asal pemandangannya laut lepas.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Nasib calon menantu salah alamat

Nasib calon menantu salah alamat

”tanyanya pada pak Alex yang sedang duduk sambil menyatap kudapan sore bersama secangkir kopi panas. Pak Alex mengangguk sambil tersenyum,”Semua bisa langsung datang hanya dengan sekali telepon.”jelasnya ringan sambil kembali menikmati kopinya. Ibu Ratih menarik napas pelan,”Malam ini kita harus makan di luar. Pokoknya harus ke luar.”omelnya tidak sabar. # “Lokasi terakhir!”ujar Alya yang masih tetap ceria meski udara sore yang cukup panas.
9.928.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Satu Malam

Kenikmatan Satu Malam

Dengan geram pria itu mengambil gelas minuman dari atas meja lalu meneguknya dalam sekali tenggak. “Papa! Kenapa tidak memberikan kabar kalau Papa akan tiba di sini? Aku bisa menyiapkan menu makan malam yang lebih baik.” Ucapnya sambil berdiri dari kursinya lalu berpura-pura memeluk tubuh Kevan Yu.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

"Mas, kita mau ke mana?" tanyaku lagi. "Makan malam." Aku berkedip. "Makan malam?" "Iya." "Tapi nanti di mansion pasti sudah ada makan malam." "Nggak apa-apa." Mas Noah tersenyum santai. "Sesekali makan di luar." Aku masih tampak ragu. "Kalau nanti Mas Tian marah gimana?" Mas Noah terkekeh kecil.
529 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status