Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Membalas Kezoliman Mertua Toxic

Membalas Kezoliman Mertua Toxic

Sementara, Amel dan Aisha hanya melihatnya dari pintu dekat dapur. "Aryo, besok kita makan malam di luar ya. Udah lama Mama gak keluar makan malam bareng," ujar Arum sambil menikmati masakan menantunya. "Ayo, Ma. Mau kemana kita?" Terimakasih sudah membaca karya Pena Ica. Akan ada kejutan untuk bab-bab selanjutnya ya Kak. Kejutan untuk para B-E-N-A-L-U 😂❤️
1016.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

"Tinggal lah untuk makan malam. Aku akan pergi membeli makanan untuk dibawa pulang sekarang. Kami tidak pernah memiliki begitu banyak tamu. Hari ini benar-benar sangat ramai. Kalian semua harus tinggal untuk makan malam. Aku akan pergi mengambil makanan sekarang." Orang tua itu bahkan lebih bersemangat. Sambil mengatakan itu, dia pergi keluar untuk membeli makanan. Seluruh rumah yang penuh dengan orang tidak dapat menolak ajakan itu. Bahkan Helena dan Vincent juga merasa bahwa Mila tidak terlalu merusak pemandangan ketika mereka melihatnya lagi.
9.32.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78.5K kali sebagai menu makan malam beli di luar
Tampilkan Ulasan (480)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Baca Semua Ulasan
Tuan Muda Diningrat

Tuan Muda Diningrat

“Buat siapa? Boleh buat gue aja, nggak? Kebetulan banget gue lagi laper, belum makan dari pagi,” “K…kamu mau makan masakan aku? Jangan! Aku takut makanan ini nggak sesuai sama selera kamu nanti. A…pa nggak sebaiknya kamu beli makanan di kantin aja?” “Lo nggak bikin pabrik garam di dalam kotak bekal ini kan?”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

Bahkan Mbak Mela memakai make up yang lumayan tebal. “Rapi bener..., pada mau kemana sih?” tanyaku pura-pura. “Loh! Katanya mau makan di luar. Bagaimana sih?” gerutu Mbak Mela. Astaga! Saking semangatnya mau dapat makanan gratis mereka sampai terburu-buru begitu. Sudah kayak kelaparan saja. “Ini kan baru jam lima, Mbak! Masa iya mau makan malam jam segini?” ledekku lagi.
1040.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 809 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Perlahan Mencintaimu

Perlahan Mencintaimu

tanya Icha sambil memindahkan beberapa pot bunga di halaman belakang. Pria berponi itu mengangguk pelan, “Kita makan di luar aja ya …,” ujarnya. “Kamu kan capek, jadi kita cari tempat makan aja sekalian cari angina gitu,” sambungnya lagi. “Kemana? Bukannya sekarang masih jam istirahat kantor, ya? Pasti akan banyak pengunjung rumah makannya.” “Ah benar juga … Kita beli online aja deh, kamu mau makan apa?” Aldy segera meraih ponselnya yang diletakan di meja kecil dekat pot bunga.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Istri Yang Terbuang

Istri Yang Terbuang

Akhirnya mereka memutuskan untuk makan malam di luar. Kinan juga tidak mau mendekat karena memang kali ini suaminya yang membayarkan. Dia sedang malas aduh mulut dan bilang kalau semua itu boros karena itu pasti akan muncul pertengkaran lebih banyak lagi di dalam keluarga itu. "Mau pesan apa?" tanya Aldo. "Serah!" jawab Kinan.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

"Mama sudah masak tadi, capcay sayur kesukaan kalian." "Ya, di rumah sajalah Ma. Lagian, kita kan sudah makan malam di luar kemarin?" Laut memberikan jawaban bijak. "Masa kita makan di luar terus?" "Sayang-sayang uangnya Ma, kalau kita kebanyakan makan di luar." timpal Langit dengan antusias cukup tinggi. "Bisa untuk yang lain kan, Ma? Apalagi bulan depan nanti kita sudah mulai bangun rumah. Bisa untuk tambah-tambah, Ma."
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

Akhirnya ia keluar dari pusat perbelanjaan dengan menenteng beberapa kantong belanjaannya sendiri. Matahari sudah condong ke barat ketika ketiganya berkendara pulang menuju arah rumah. Marlo mengajak mereka mampir kembali ke sebuah restoran sederhana tak jauh dari rumah untuk makan malam. Menu seafood menjadi pilihannya kali ini. "Terima kasih untuk hari ini," bisik Kania. "Jangan kebanyakan ngucapin Terima kasih! Nanti saya bingung gimana mau balikin," balas Marlo.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

“Kita makan malam di kafe, atau restoran biasa aja. Yang kasual aja, nggak usah for–” “Kita bisa shopping siang nanti,” sela Raga. “Sekalian makan siang di luar.” “Sudah makan siang di luar, kenapa masih harus makan malam di luar juga.” Lintang mulai merengut. Pria itu mulai menunjukkan sikap egois, yang tidak bisa dibantah seperti biasanya. Raga pasti akan terus memaksakan keinginannya, sampai hal itu terwujud.
9.8407.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.9K kali sebagai menu makan malam beli di luar
Baca
+Pustaka
Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Tidak berani melanjutkan percakapan ini, dia segera mengganti topik dan berkata, "Ehem. Seharusnya kita tidak berdiri saja disini. Bagaimana kalau kita memikirkan menu apa untuk makan malam kita? Tidak mungkin kita bisa memasak sekarang, jadi bagaimana kalau kita makan di luar saja?" Farrel menjawab, "Karena ini perayaan, kita tidak bisa melewatkannya begitu saja. Izinkan aku memesan meja untuk kita di restoran." Dia menyerahkan Xander padanya. Sally mengulurkan tangan untuk meraih Xander sekaligus sementara Farrel mengeluarkan ponsel dari sakunya, siap untuk melakukan panggilan. "Kau terlalu sopan," katanya.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.2K kali sebagai menu makan malam beli di luar
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status