Kapan Kamu Menyentuhku?
"Astaga, Pak! Enggak gitu juga, kali, Pak. Diskon, sih, diskon. Tapi lihat harga jangan asal juga, dong."
"Hehehe. Yang penting, kan, sama-sama daster, Sayang." Andika menghiburnya.
"Nah, ini. Cantik. Cocok untuk kamu." Andika memilih dua setel daster batik motif bunga dan parang yang menurutnya modelnya juga cukup muda.
"Mbak, tolong dibungkus dua." Andika menyerahkan dua daster yang langsung melipat dan memasukan ke kantong kresek putih dan diberi label harga oleh penjaganya.