Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Misterius

Gadis Misterius

Garis takdir Part: 17 *** "Tuan, kata pemilik restoran yang cantik itu, Tuan harus makan yang banyak," ujar Cika dengan jujur. Zacky tersenyum sembari melahap makanan yang sudah disediakan Cika dalam piring. "Saya bisa makan banyak kalau setiap hari menunya adalah saus durian," papar Zacky. "Saya akan membelinya setiap hari, Tuan."
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as mestika zed
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

"Hmm ... untuk sementara ini kamu tinggal disini saja." "Baiklah." Zahra mengiyakan perkataan Marisa. ***** Adzan zuhur berkumandang. Santriwan dan santriwati mempersiapkan diri untuk menunaikkan shalat berjama'ah. Zahra dan Marisa berjalan berdua menuju masjid pesantren. Di depan masjid, Marisa menunjukkan seseorang. "Itu Mas Fadli. Dia anak pesatren paling pintar disini. Dia itu banyak memperoleh juara diberbagai daerah."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as mestika zed
Read
+Library
Crazy Zee

Crazy Zee

Mereka saling menyayangi, apalagi Zee dan Dena sama-sama anak tunggal. Mereka memiliki seorang sahabat lain, Zack, salah satu cowok idola dan atlit serba bisa pemegang sabuk hitam taekwondo. Bertiga mereka dijuluki Double ZD. Mereka hampir selalu bersama semasa kuliah. Dena satu-satunya yang tidak bisa bela diri, sehingga menjadi anak manja yang selalu diproteksi oleh Double Z.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as mestika zed
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

celetuknya, yang membuat Cindy terkejut. Setelah pijatan selesai, Cindy mengambil air hangat untuk merendam kaki Justin, agar tubuhnya merasa hangat dan rileks. Dengan bahan masakan seadanya, Cindy memasak beberapa menu makanan. Lalu mereka makan bersama, saling menyuapi satu sama lain. Terakhir, Cindy memberikan segelas teh hangat yang diteguk habis hingga tandas.
786 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as mestika zed
Read
+Library
Mate

Mate

Alfa akhirnya bersuara. Aku menggelengkan kepalaku. “Nggak mau ah. Fita maunya makanan yang pedas.” “Ada kok gudeg mercon. Yang siap buat mulut kamu meledak. Duar!” sahut Alfa garing. Hafiz menyenggol lengan Alfa. “Krik, krik banget tau!” Alfa mencibir. “Biarin, yang penting bisa buat Fita senyum.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as mestika zed
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status