Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

Saat Juda sedang melamun, ia dikagetkan oleh ketukan agak kasar dari luar. “Ju, Hamish-nya kenapa kamu tinggalin di belakang?!” Itu adalah suara Mami. Juda mengerang dengan gemas. “Aku kebanyakan makan puding, Mi. Mules, nih,” dusta Juda dengan setengah berteriak. “Ya ampun, malu-maluin banget kamu itu. Jangan lama-lama, Ju. Kasihan anak orang kamu anggurin sendirian kayak anak ilang.”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
Dikira Babu Ternyata Ratu

Dikira Babu Ternyata Ratu

ucap Zein yang sukses membuat Misyka tersedak. Bergegas Zein membuka air mineral yang berada di dekatnya. "Minum dulu." Misyka meneguk air itu dengan rakusnya. "Kamu gak papa?" tanya Zein dengan nada cemas. "Gak papa kok. Aku cuma tersedak," sahut Misyka setelah merasa cukup lega. "Ya sudah, kita lanjutkan perjalanannya ya? Kamu kalau mau makan, pelan-pelan saja."
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

Kafka mendengus kesal. "Turun, lo mau gue ajak makan. Gue bukan penjahat seperti apa yang lo kira!" ucap Kafka kesal. Ia melepaskan cekalannya. Zanna meringis, gadis itu mengelus lengannya yang nampak memerah karena ulah Kafka. "Sakit.." lirih Zanna, ia mengelus lengannya pelan.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
Zean & Zetta

Zean & Zetta

Kini ia sudah bisa menahan debaran jantungnya. "Nah, gitu kan cantik." "Ah lo, cepet ah ayo." "Iya ... iya." ~~~ "Nah gua biasa beli ini Zet, lo bakal suka deh." Zetta menatap Zean dengan tatapan datar tanpa ekspresi. Dia sangat ingin memukul cowok yang ada di hadapannya ini. Mie ayah dengan es batu di satukan di dalam mangkuk. Coba kalian bayangkan. Kuah mie yang panas di padukan dengan beberapa potongan es batu. Sekte dari mana?
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
ISTRI MUDA

ISTRI MUDA

Aku selesai menggoreng ikan lalu lanjut kurangi minyak makan untuk digunakan menumis sambal yang sudah kuulek sebelumnya. “Bedanya bikin Gala suka atau enggak?” tanyaku sambil mengaduk-aduk sambal. Tak lama Gala – putra sambungku ini mengangguk-anggukkan kepalanya dengan antusias. “Suka dong,” pujinya yang membuatku semakin gemas sendiri. Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday Saturday, Sunday (a week) Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday Seven days a week
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
Zee 'n Zeino

Zee 'n Zeino

Melisa pun tak ambil pusing lagi, ia terlihat mulai sibuk mengolah potongan daging mentah di atas meja. “Aku pamit duluan ya, Mbak. Mau antar Zee pulang,” ujar Zeino pada kakaknya. “Hmm.” Melisa menjawab tanpa kata. Hanya wajahnya yang sedikit terangkat menatap kedua muda-mudi yang telah berdiri di samping meja.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai mestika zed
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
lexiez
"Kalau kamu lelah istirahat duluan, kartu kunci aku yang pegang biar bisa nyusul," awokwokwowk... coba Zei bilang gitu... Talita mukanya kemana ya, ngintil mulu padahal udah disentil berkali-kali... "Papa mau bahas pembukaan Showroom Utara, eladalah malah melihat...dahlah nikah gih!" hiiyahiyaaa
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Masak Daging Misterius

Masak Daging Misterius

Meski takut hantu, Mita jago bela diri, itu lah yang menyebabkan dirinya lebih takut pada mahluk halus dari pada mahluk jahat berwujud manusia. Dan benar saja, satu perempat perjalanannya keluar dari pedesaan menuju bengkel motor yang buka 24 jam itu sudah mulai dekat. Perempuan itu dihadang tiga orang laki-laki hidung belang yang tengah berpesta miras di pinggir jalan. "Hei, cantik. Main lah dulu sama kita, kenapa buru-buru?" Hanya mendengar pertanyaan mesum seperti itu saja, Mita sudah dibuat emosi oleh salah satu dari mereka. Mita menatap lurus ke arah pria itu.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
Sri Sultan

Sri Sultan

“Argh!” Zedrich melompat tinggi, mengangkat tangan kanannya yang sudah mengepal. Dengan cepat ia arahkan ke pipi Zivana namun gagal. Keahlian Zivana dalam bertempur juga membuat dia sangat hebat. Zivana terus menangkis pukulan demi pukulan yang akan melayang ke arahnya. “Hah!” Zedrich terkejut melihat Mustafa tidak membela Zivana. “Kenapa dia tidak membelanya? Apakah ini sengaja?” batinnya berdiri tegak dengan kaku.
1027.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 855 kali sebagai mestika zed
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Esi Apresia
Halo semua. Yang komen menyamakan cerita ini mirip film india. Tolong dibaca blurb depan ya. Apakah sama? Baca sampai akhir. Jangan merusak ide bos. Ini murni ide saya ya. Membacalah dengan bijak. Jangan menghakimi tulisan sebelum anda membaca. Makasih semuanya. Happy
Sari Yu
Awalnya menarik banget..Mustafa yang tampannya bayangin antara tarzan dan sultan kearab-araban, soalnya kelebihannya perpaduan mereka ber2..ceritanya kayak cerita seribu malam tapi lebih menarik lagi.wes top banget pokoknya..suka thor...
Baca Semua Ulasan
Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Zed meraung dan melepaskan diri dari Elora. “Apa yang kau lakukan?!” teriaknya. Sedetik kemudian sebuah pukulan menghantam perut Elora hingga ia dan kursi yang ia duduki jatuh ke lantai. Pipi Elora menghantam permukaan lantai yang kasar, dan ia terbatuk. Wanita itu merasakan basah mengalir di dagunya. Ia bisa mengecap darah. Sepertinya itu darah milik Zed. Elora menggigitnya lumayan keras tadi. “Brengsek,” gumam Zed.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

Selagi nyaman bercengkrama tiba tiba pintu rumah dibuka dengan keras, ada siluet tambun tubuh ibu bergerak mendekat ke meja makan, dia mengucapkan salam dan langsung mendudukkan dirinya ke meja makan. "Baru pertama kalinya Dirga menolak masakanku, kupikir kau telah menyiapkan sesuatu yang lebih baik, makanya aku penasaran dan mau lihat," cetusnya sambil membuka tudung panci dan mangkuk. Prang! Prang! Masalahnya, jika dia membukanya dengan pelan, aku tak masalah. Tapi dia melakukan dengan kasar seolah ingin memecahkan koleksi dinner set vicenza milikku, juga ingin menunjukkan kebenciannya yang dalam.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai mestika zed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status