Katamu Uang Tak Kenal Saudara
Namun, dia menggeleng.
Aku tersenyum, membingkai wajahnya yang kini seperti anak kecil kehilangan mainan. "Nang, sebuah besi ataupun baja, butuh proses panjang dan melelahkan untuk berubah menjadi pedang. Dibakar, dipukul, dibakar lagi, dipukul lagi, sampai berbentuk sesuai keinginan Tukang Pande besi. Begitu juga kamu dan Bulek, Nang. Allah sedang menempa kita dengan cara ini. Sakit, sulit, capek, sudah pasti. Tapi, percayalah ... jika kita bisa melewati semuanya, akan indah pada waktunya, Nang," nasihatku pada Tio.
Bab Populer