Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM
“Atau... ingin tidur selamanya bersamaku?”
Aaron maju selangkah. "Kami datang... untuk membangunkan dunia."
Penjaga Tidur tertawa. Tapi tawanya tak memiliki emosi. Hanya gema, hanya kebiasaan dari masa lalu. Ia berdiri sepenuhnya, tubuhnya menjulang setinggi ruangan. Dari balik jubahnya, keluar **tangan-tangan lain**—sembilan total—yang masing-masing memegang **mimpi buruk umat manusia**: kelaparan, perang, kesepian, kegagalan, pengkhianatan, penyakit, kehilangan, kesalahan, dan kematian.
ตอนยอดนิยม