Hayu
Waktu seolah melambat hingga Jelita mulai membuka suara.
“Aku cukup tahu diri, aku akan melepaskan kamu, menyerah atas keadaan yang sedang menimpaku, anggap saja ini konsekuensi dari apa yang sudah mami lakukan terhadap keluarga kalian. Aku anggap juga ini karma yang aku dapatkan dari kejahatanku sendiri yang sudah menyakiti hati wanita lain, Hayu. Aku merebutmu darinya.”
Jelita tersenyum masam, menertawakan dirinya sendiri, kalau dipikir-pikir dia sama dengan maminya, mengambil sesuatu yang seharusnya bukan menjadi miliknya.
Hot Chapters