Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Mata Rista menerawang jauh. “Tapi sejak saat itu, Hendi yang tadinya jarang sakit jadi sering panas. Setiap bulan pasti ada panasnya walau paling dua-tiga hari juga sudah turun, normal kembali. Aku tidak tahu kalau sakitnya ternyata serius.” Rista kembali terisak.
998.5K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as mata hinata
Read
+Library
Air Mata Putri Tidak Untuk Pengkhianat

Air Mata Putri Tidak Untuk Pengkhianat

Liliana yang sudah sangat kesal melihat tingkah Ema yang melewati batas, ia langsung saja mengambil langkah besar dan menarik kuat rambut Ema sampai Ema berteriak kesakitan. greppp!! "kyaaaa!!" Pekik Ema histeris. "Mati saja jika kau ingin mati!! Kau pelayan yang tidak tau di untung!! Jika bukan karna Grand Dhucess yang memungutmu, kau pasti berkeliaran di jalanan sekarang!" teriak Liliana. Saat itulah sebuah tamparan yang sangat pedas mendarat di pipi Liliana dan tamparan itu sukses merobek sedikit daging di pipinya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as mata hinata
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Kakiku goyah hingga aku jatuh. Mark tampak tak sabar melihat "drama" kami. Dengan nada sinis, dia berkata, "Jangan berakting di depan mataku. Menjijikkan!" Kemudian, dia berjalan melewatiku. Saat mendongak, aku melihat Mark merangkul Loreita yang menunggu di depan pintu. Mereka pergi tanpa menoleh. Aku menahan rasa mual, mengepalkan tanganku erat-erat. Tiba-tiba, cairan hangat mengalir dari hidungku.
10.7K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as mata hinata
Read
+Library
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Tatapan matanya penuh misteri, apalagi saat aku mendekatinya. "Kamu siapa?" tanyaku, sedikit bingung. "Lho, harusnya aku yang nanya ke kamu. Kamu itu siapa? Dan ada keperluan apa di sini?" Dia malah bertanya balik, seolah-olah dialah Salwa, pemilik rumah ini. Aku gak boleh terkecoh, mungkin wanita ini adalah salah satu komplotan Mas Andra yang mau menjebakku. "Kamu Mbak Salwa kan?" ucapku tersenyum. "Mbak, ini aku Marni. Masa Mbak lupa sih sama aku, sepupu Mbak Sendiri?"
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as mata hinata
Read
+Library
Perfect Mate

Perfect Mate

Yang ada di pendengaran Delon Matteo selalu Jeff Lincoln. "Aku tak mengerti kepadamu kau menginginkan pergi dari hidupnya tapi selalu membahasnya, aku melihatmu seperti seorang pengkhianat. Jika kau membencinya katakan benci jangan membencinya tapi kau cinta, aku bukan pelampiasan mu. Kau paham itu," ucap Delon Matteo dengan memakan roti yang ada di depannya. Wajahnya terlihat kecewa dengan melihat Luicera. "Kau marah?" Tanya Luicera dengan melihat Delon Matteo tanpa menjawabnya. Luicera pun menikmati beberapa menu makanan untuknya sarapan.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as mata hinata
Read
+Library
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

seru emosi Dewa yang mulai kesal dengan lawan bicaranya. “Sialan! Kamu menghinaku, hah! Hai, ingat aku anak Dewa Neraka. Tingkatanku lebih tinggi dari pada dirimu!” murkanya hingga membuat lilin-lilin di ruangan itu menyala dan sosok itu menunjukan wujud aslinya. “Tutup mulutmu! Dewa yang tidak tahu malu!” seru Afrodit yang tidak menerima hinaan itu muncul bersamaan dengan adiknya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as mata hinata
Read
+Library
BATARI

BATARI

Mata biru cerahnya tajam, geraknya efisien, dan diamnya terasa seperti peringatan. Batari mendapatkan hak yang sama seperti Seline: kartu kredit tanpa batas, kartu debit tiga digit dan seorang asisten pribadi untuk memastikan ia tidak jatuh… atau dijatuhkan. Hadiah yang manis, dengan rasa logam di ujung lidah.
10441 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as mata hinata
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Pukulan Saga emang luar biasa. Sakitnya sampai berbulan-bulan." Raga tertawa. Memang benar. Anak itu memberikan lebam yang sangat awet. Bahkan belum sembuh sampai 8 bulan lamanya. Ya, bukan karena sulit sembuh. Tapi beberapa kali Jeha mengincar lebam tangannya, membuat lebam itu muncul lagi ... dan lagi. "Gue jadi kangen Saga. Kalo gue perhatiin, dia mirip Amora, ya?" Cowok itu mengulum senyumnya. "Gak kenal takut, nekat, dan pemarah," kata Raga dengan suara pelan. "Tapi kalo mereka ketemu, kayaknya bakal jadi perang dunia."
109.0K viewsOngoingAdded to Library 342 Times as mata hinata
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Mengenai anakmu Ramatahati tidak pernah kuketahui. Jin Bara Neraka tatap muka Maithatarun beberapa saat seolah hendak meneliti apakah keterangannya bisa dipercaya. Kemudian manusia ini sunggingkan seringai.”Hai! Maithatarun! Ternyata kau tidak bakal mati sia-sia! Kau mati dengan menanam budi padaku! Semoga para Dewa dan para Dewi memberikan tempat paling indah di atas langit! Tiba saatnya aku membunuhmu Jin Kaki Batu"
9.5242.0K viewsOngoingAdded to Library 8.7K Times as mata hinata
Show Reviews (65)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Read All Reviews
Air Mata Diandra

Air Mata Diandra

Mama dan Sita saling pandang seraya tersenyum penuh kemenangan. "Rasain kamu Di," batin Sita senang. ****
103.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as mata hinata
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status