THIS LOVE
izinku cepat, untungnya lekas disetujui Viona.
Aku mempercepat langkahku menuju kios kantin yang menyediakan berbagai jenis minuman dingin. Tanpa banyak memilih, aku pun mengambil satu botol minuman berperisa mangga yang terjejer rapi di dalam lemari pendingin.
Krek.
Sesudah tutupnya kubuka, kuteguk pula isinya. Aaahh, legaaaaa....
"Bu, minumannya satu ya!" seruku mengacungkan botol minuman yang sudah kuteguk duluan sambil menyerahkan uang seharga minuman yang kubeli pada ibu kantin.
Hot Chapters