Mabuk Janda
Dani lalu beralih ke Bima, "Bim, Terima kasih sudah memberitahu saya mengenai rencana ekspansi perusahaan kita. Semoga setelah ini, akan ada proyek lagi untuk daerah lain selain Jakarta dan Singapura."
"Pasti. Rencananya kita juga mau approach Malaysia dan Bali. Potensi pariwisata sangat menunjang di sana," sahut Bima dengan wajah yang cerah. Berbeda sekali saat berbicara dengan Maya. Tentu saja dia merasa jengkel.
"Ok, Bim. Saya kembali ke ruangan dulu. Ada banyak hal yang masih harus saya kerjakan." Pamitnya. Melihat itu, Maya buru-buru melakukan hal yang sama.