Hurt Love (Bahasa Indonesia)
“Tidak, yang kamu butuhkan adalah dia, bukan aku. Dia yang selalu merawatmu selama ini. Kembalilah.....”
Bayangan diri Lita menghilang sedikit demi sedikit, taman yang ku injakpun sekarang juga menghilang sedikit demi sedikit. Aku seperti berdiri di ruang hampa, hitam, gelap, pekat, mengerikan, dan aku hanya seorang diri. Tiba-tiba aku mendengar suara itu lagi.
Suara Dara...
“Kumismu sudah tumbuh lagi Mas.”
“Apa kamu tahu kalau hari ini ada seorang klien yang sangat menjengkelkan? Dia gila, dia bahkan berani memegang bokongku. Astaga, dan seketika aku menginjak kakinya keras-keras dengan Heels ku.”
Hot Chapters