Sad Boy
Mayra segera turun dan di depan pintu restoran itu, ada seorang pelayan perempuan yang menyambutnya dengan ramah.
"Selamat datang, di restoran Huaka. Maaf! Untuk berapa orang, Nona?" tanya pelayan itu dengan ramah.
"Sendiri, Mbak," balas Mayra tak kalah ramah.
Pelayan tadi memanggil temannya, untuk mengambil alih tugas melayani pengunjung baru. Sementara, ia memang hanya bertugas di depan restoran.
Pelayan itu menatap Mayra dari atas ke bawah, tatapan begitu rendah. Pakaian dikenakan gadis itu memang sangat sederhana, memakai piyama panjang, dibalut switter dan tas selempang kecil.
Bab Populer