Ace Tribes
“Lapar atau tidak, Yang Mulia sudah menyiapkan hidangan untukmu. Mungkin sebentar lagi seorang pelayan akan da—itu dia.”
Aku menggeser tatapan ke balik tubuh Stuart yang sudah menjulang di depanku, menuju seorang gadis berbusana seperti pelayan kafe di dekat kampusku. Ia mengenakan bando berenda putih yang terbuat dari satin, serta terusan hitam dengan celemek putih yang sama panjangnya, menjuntai hampir mencapai tempurung lutut.
Ada nampan berisikan kudapan yang tidak kutahu apa karena tak terjangkau oleh netraku, tetapi aromanya jelas lebih sedap dari pengapnya sel sekitar sini.
인기 회차