Kamu Milikku
Dia menciumi wajah anak kecil itu dengan penuh cinta dan kasih sayang yang berlimpah.
"Jangan panggil bibi lagi, ok!" pinta Sherly dengan air mata yang sudah menganak sungai. Terlihat cengeng dan manja, tapi dia tidak bisa menahannya. "Mulai sekarang, tolong panggil aku mommy!"
"Mommy ..." Pada dasarnya, Aarav memiliki hati yang lembut. Dia tidak sanggup melihat air mata di wajah Sherly. "Jangan menangis lagi, aku akan selalu memanggilmu dengan sebutan mommy."