Diculik Mertua Duda
Gabriel kembali menirukan air matanya, ia membuka jendela kamar dan melihat langit rupanya malam itu langit sangat cerah miliaran bintang ber kelap-kelip dengan satu bulan purnama yang sangat besar dan indah.
"Bulan, apa kamu tahu? Hari ini aku sedang berduka, aku sedang merasakan sakit hati. Bulan apa kamu pernah berduka atau merasakan rasa sakit? Aku hanya melihat kamu selalu bersinar setia malam seperti selalu bahagia, walaupun kamu hanya sendirian hanya di temani bintang-bintang yang terlihat lebih kecil dari mu," ujar Gabriel sambil menatap bulan yang bundar sempurna.
"Andai aku jadi bulan, seperti nya aku sangat bahagia karena bisa memberikan cahaya di tengah gelapnya malam," sambungny
Hot Chapters