KAU REBUT SUAMIKU, KUPACARI AYAHMU
Duduk berhadapan dengan perempuan misterius itu.
"Bu, ini istri saya. Silahkan ajah kalau mau nanya-nanya."
"Makasih, Nak Fahri. Sudah lama saya ingin bertemu sama kamu, Fiona."
"Bertemu ... saya?" tanya Fiona mengernyitkan dahi.
"Aku ibu kandungmu, Fiona. Mama sangat merindukanmu."
Perempuan tua itu tak kuat lagi menahan rindu. Tanpa aba-aba langsung mendekati Fiona, duduk di samping, dan memeluknya. Fiona dan Fahri hanya bisa diam terperangah.