Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mabuk Janda

Mabuk Janda

“Lagian Gua masih gak habis pikir sama Raka, bisa-bisanya cewek temen sendiri diembat. Belum pernah apa dia ditelanjangin terus digantung di monas.” Aku tertawa terbahak-bahak mendengar celotehan Gede. Bisa-bisanya dia ngebanyol ketika lagi serius seperti ini. “Bukannya Lo satu spesies sama dia?” “Gak lah, seburuk-buruknya gua enggak akan ngembat punya temen, Men. Meskipun, gua buaya, tapi masih kategori baik.” Tawaku semakin kencang. Tidak salah membawa si kunyuk satu ini. Sakit perut aku dibuatnya.
9.9208.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

kata Kei sembari mendekati lelaki muda itu. "Kau hebat Kei. Jika kau tidak membaw kabar ini aku pasti akan mematahkan kedua tangan orang tak berguna ini." menerima sebuah map coklat dan secepat kilat membukanya. "Namanya Riri? Nama yang bagus. Hah? Wanita itu dimadu?" kedua netra lelaki itu hampir keluar dari tempatnya. "Benar Tuan muda. Apa anda memiliki perintah selanjutnya? Kemungkinan nona itu kembali di kediaman suaminya."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

tanya Alexi pada Nicky yang sedang fokus memainkan game di ponselnya. “Mungkin. Kenapa? Kau mau bertanya siapa saja yang ikut?” “Ssstt … diamlah!” Aku tidak mengerti apa yang kedua orang ini bicarakan? Memangnya ada pertandingan basket? Atau aku terlalu lama berada di kelas sampai tidak pernah membaca pengumuman yang ada di papan? “Tenang, aku pasti akan memberitahumu jika dia ikut.” “Janji?”
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 42 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Wanita yang baru meletakkan botol minum di etalase melirik dua pria di depannya bergantian. Sebagai penikmat cerita online di dunia biru dan membawanya jauh bersama mimpi pastilah tahu siapa Adila Arista. Apalagi sekarang tahu kalau Adila juga pesaing hati di mata Alsaki Mahendra. Ada keanehan kenapa Adrian dan Malik bertanya tentang mantan istri pemilik konter. Seperti ada sesuatu yang disembunyikan.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

Tatapannya tajam. “Jangan sentuh temanku,” suara Kinara dingin. “Pergi kamu atau aku patahkan tanganmu sekalian.” Hendi berdecak menyepelekan. Hendi tertawa meremehkan. “Kamu mau apa? Badan kecil begitu sok jago.” Kinara tersenyum tipis. “Aku pemegang sabuk hitam karate. Mematahkan tanganmu itu pekerjaan ringan.”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Musuhku Canduku

Musuhku Canduku

“Iya, sayang… itu nggak adil. Tapi dengar, Mama di sini. Kamu nggak sendirian. Mama selalu ada buat kamu. Kamu hebat, dan Mama bangga sama kamu.” Kevin menarik napas dalam, mencoba menenangkan diri. “Tapi kenapa mereka punya Papa, Ma? Kenapa aku nggak?” Sarah menunduk, memeluknya lebih erat. “Setiap keluarga itu berbeda, Nak. Kita nggak bisa pilih semuanya, tapi kita bisa pilih untuk saling sayang dan mendukung. Mama selalu di sini buat kamu. Kamu nggak sendiri.”
10793 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Kurelakan Surga Untuk Maduku

Kurelakan Surga Untuk Maduku

tanyaku. “Ijin, pulang kampung. Ada saudaranya yang meninggal,” jawab mama. Aku mengangguk, setelah mencicipi rasa teh, ku ambil nampan lalu menatanya satu persatu kemudian membawanya keluar, meletakkan di atas meja. “Cemilannya mana Mbak?” tanya Rika. “Dia bukan pembantu, kalau mau cemilan tinggal ke dapur lalu ambil di lemari kue, atau kalau mau langsung ke supermarket beli,” jawab mas Ridwan dari arah pintu masuk.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
MADUKU TERNYATA KEMBARANKU

MADUKU TERNYATA KEMBARANKU

ucap Bu Bianca dengan suaranya yang mulai parau. "Jadi aku punya saudara, Mah? Dia saudaraku, Mah?" tanya Rista tak percaya. "Iya kamu punya kembaran. Ada tanda lahir di bawah telinga. Mama sangat mengingatnya. Hanya saja sampai sekarang Mama belum mengetahui keberadaannya," "Siapa nama saudara kembarku, Mah?" tanya Rista penasaran. "Namanya Diana Risty Nasution. Hampir sama seperti namamu, Rista Putri Nasution," jawab bu Bianca.
101.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

gumam Sarita. Pandangannya menyapu alam sekitar, rupanya kaki jenjang itu sudah membawa raganya pada sebuah taman yang terdapat air mancur. Gegas Sarita berjalan menuju kolam berhias air mancur. Ditengadahkan kedua tapak tangannya pada kucuran air mancur, lalu direguknya dengan puas. Setelah beberapa teguk, ditengadahkan lagi kedua tapak tangannya. Kali ini tidak untuk di teguk, melainkan untuk membasuh mukanya yang terasa tebal oleh debu dan asap kendaraan.
1033.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 669 kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Setelah ketemu, aku meng-upload foto Vidia yang sudah disiram kopi dengan caption khusus yang tentu saja akan membuatnya bahagia, ralat maksudku marah. 'Vidia Maida ini madu yang sangat aku sayangi. Dia rajin buatin kopi untuk suami kami, saking seriusnya dia sampai lupa masukin gula dan malah diganti dengan garam. Beruntung sekali Ferdila memiliki istri kedua sepertinya. Aku yakin suatu hari maduku ini akan semakin bahagia karena sudah merebut suami dan kebahagiaan seseorang.' Dua detik setelah postingan itu terkirim, beberapa komentar dari teman Facebo0k Ardina membanjiri notifikasi pemberitahuan. Aku dengan cepat membaca satu persatu.
9.926.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai muka kuda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status