Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Ukuran kereta. Ukuran gajah. Lalu— ⚡ TING!! Sebuah layar sistem muncul. [Target Size Adjusted] [Re-evaluating...] Raka berkedip. "Hm." ⚡ TING!! [Target No Longer Exceeds Maximum Registration Limit] Hening. Elena membelalak. Bima membelalak. Lullaby membelalak. Bahkan Nox ikut membelalak. "...Apa artinya itu?"
102.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as muka rata
Read
+Library
Jenderal Tiran Itu Suamiku

Jenderal Tiran Itu Suamiku

"Karena aku nggak mau kau ngerasa nggak berdaya kalau ada apa-apa. Terutama sekarang, sama semua yang lagi terjadi." Kalimat itu bikin Ratri inget lagi soal sepuluh hari yang lagi mereka hitung mundur, tapi dia buru-buru nepis pikiran itu. Sore ini, dia cuma pengen fokus sama momen yang ada di depannya. "Lumayan," Wira komentar, "tapi tenagamu masih dari lengan doang. Coba pake pinggang." "Gimana caranya mukul pake pinggang?" Wira nunjukin gerakannya sendiri, muter pinggang dikit sebelum ngepalin tinju ke depan, gerakannya halus dan keliatan efisien banget.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as muka rata
Read
+Library
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

kata Mikha. Rara membuka mata dan bercermin. “Eh iya, cantik loh gue.” Rara senang hasil Mikha kembali tidak mengecewakannya. “Emang badas sih elu urusan make up, Mikh. Bukan diterusin jadi MUA.” “Ntarlah, gue lagi butuh uang banyak.” Mikha memang seorang MUA amatiran, paling hanya make up pesta saja. Selebihnya dia belum berani, karena tidak pelatihan professional.
466 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as muka rata
Read
+Library
Tinggal Seatap dengan Maduku

Tinggal Seatap dengan Maduku

Goda Zia. "Ihh apa sih Zi. Malu tau." Rajuk Raisa. "Semoga cepat nyusul ya." Ucap Zia sambil menggosok perutnya yang masih rata dan mengedipkan mata pada Raisa. "Hehehe, udah ah malu ngomong begini." Ucap Raisa yang mukanya mulai memerah.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as muka rata
Read
+Library
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

POV Dewa Pintu rumahnya terbuka. Menandakan bahwa Zahra ada di rumah. Aku memarkir mobilku di depan pagarnya. Halaman rumah ini walau tidak luas, namun nampak sangat asri dan bersih. Membuat nyaman setiap orang yang melihatnya. "Assalamualaikum." "Waalaikumsalam." Ada debaran kurasakan saat mendengar suara yang selalu kurindukan itu. Bodohnya aku yang telah mengabaikannya selama ini.
9.6291.7K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as muka rata
Read
+Library
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

Bagaimana sudah cantik dan langsing 'kan Kuakui saat ini ia tampak seperti umur dua puluh lima tahun. Bahkan, kayak belum punya anak. Wajahnya mulus dan glowing banget. Beda denganku yang penuh jerawat dan flek hitam. Untung ada make up yang menutupi. Kalau tidak udah mirip zombie. Mas Ragil menggandeng Tiara mesra. Ia berlaku seolah-olah pria yang sedang jatuh cinta pada seorang wanita. Sementara aku berjalan di belakang mereka dengan dada dipenuhi bara.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as muka rata
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Maya mendengarkan dengan seksama, wajahnya penuh perhatian. "Dia benar-benar bilang begitu?" tanya Maya, terkejut. "Itu sangat tidak adil, Livia. Kamu sudah berjuang dengan semua yang terjadi, dan sekarang dia malah menambah bebanmu." "Aku tahu," jawabku, menahan air mata. "Tapi setiap kali aku melihat ketidakpuasan di wajahnya, aku merasa seperti gagal. Dan sekarang ada Marlina. Dia terlihat sempurna, sedangkan aku merasa tidak berarti."
2.0K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as muka rata
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Ayu tersenyum miring sembari menyentak tangan Sari. "Enggak juga. Kalau Mbak tersinggung, berarti Mbak masih ada urat malunya. Syukurlah, aku kira wanita murahan seperti Mbak urat malunya udah dibuang ke tong sampah," cecar Ayu membuat Sari lepas kendali, refleks dia melayangkan tangan, tetapi langsung ditahan Ayu sebelum mendarat di pipinya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as muka rata
Read
+Library
MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

MEMBONGKAR KEDOK MILA FAJAR Memperhatikan mila yang terlihat memarahi pria yang bernama Rio. Namun pra itu hanya menundukkan kepala. Tak ada sepatahkatapun yang terucap dari bibirnya. Padahal aku tahu persis. Kalau mila sedang marah, ucapannya tak terkontrol dan sangat menyakitkan. Pria itu hanya terlihat sesekali menghela nafas panjang sambil memejamkan mata. Terkadang mengurut dadanya. Ini pasti sulit untuknya. Kemarahan mila yang meledak-ledak membuat siapapun yang berhadapan dengannya pasti ingin melayangkan tangan kepada wanita tak ber etika itu. Penghuni kebun binatang pasti keluar dari mulut kotornya.
8.9111.5K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as muka rata
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

Plak Siska murka dengan perbuatan Dimas yang melakukan sesuatu yang membuat harga dirinya tercoreng, Siska malu dengan pandangan orang-orang yang melihat dirinya bersama Dimas. "Kurang ajar Lo, ya!" maki Siksa memberikan pukulan beberapa kali di dada bidang Dimas. "Auu, sakit tahu! Lo kenapa si bar-bar banget sama Gue?" tanya Dimas menghentikan perbuatan Siska. "Lo itu yang bikin Gue emosi, apa-apaan Lo! Pakek sentuh-sentuh bibir Gue seenak jidat Lo, Lo pikir bibir Gue gratis apa?!" maki Siska dengan penuh emosi.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as muka rata
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status