Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Poison (Racun untuk Maduku)

Poison (Racun untuk Maduku)

"Harum!" Kudengar Mas Wira berteriak memanggil maduku, diiringi suara langkahnya yang berlari menaiki anak tangga. Begitu terdengar panik, seakan sesuatu berbahaya tengah terjadi pada Harum. Tentu. Wanita itu baru saja menenggak poison. Dia tidak akan selamat dari jeratanku. Kulanjutkan berbaring dan memejamkan mata. Namun, suara berisik di luar sangat mengganggu.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Dari posisi sedekat itu ia bisa melihat jari-jari cowok itu penuh hansaplast dan mata panda yang terlihat jelas di kulit putihnya. Gadis dengan name tag Rimba buana itu terkejut dengan darah kental yang keluar dari lubang hidung cowok itu. Dengan sigap ia langsung mengulurkan sapu tangan yang selalu ia bawa. Cowok itu terlihat bingung dengan sikap tiba-tiba cewek asing dihadapanya. Rupanya dirinya tak sadar akan darah yang mulai mengucur deras hingga menetes ke layar hp-nya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Acara lelang pun hancur lebur oleh pertikaian yang belum usai. Saat Justin ingin melangkah, Jackob menghadangnya dan memukul pundaknya. Alina terhuyung jatuh ke lantai, tubuhnya tak seimbang, penglihatannya mulai buram. "Hentikan, Jackob!" teriak Justin. Musuhnya tersenyum sinis, menarik kerah Justin dan mencengkeram rahangnya kuat-kuat. "Kau seharusnya tahu, jika kalian ingin selamat!" tegas Jackob. Sebuah pisau di tangan kanannya telah siap menancap sempurna, akan memberikan sayatan tajam. "Cepat tanda tangan!" perintahnya arogan. "Hentikan!" Jonathan berseru dengan suara baritonnya. Tanpa belas kasihan, Jackob melayangkan tusukan pada Justin hingga darah mengucur dan Justin meringis kesak
929 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
Janda Muda

Janda Muda

Ledek Anggun "Ah..iya ya.. Ogah ah jijik, udah pernah kamu grepe-grepe pasti kan?" Tanya Mira memicingkan matanya menatap ku curiga "Engak lah!! sinting kamu!!" sahutku jutek "Hahahahahahha" tawa mereka pecah mendengar jawaban ku "Sial! aku udah telat menst nih" seru Elsa yang dari tadi hanya diam memperhatikan tanggalan yang tergantung di dekat jendela
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
Musuhku Canduku

Musuhku Canduku

“Bos Mama di kantor.” Dunia Sarah seketika berhenti berputar. “Bos Mama di kantor.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari mulut Kevin, polos dan tanpa beban. Sarah yang sedang mengangkat botol minum ke bibirnya langsung tersedak. “Uhuk...uhuk!” Kevin terkejut. “Ma?”
10967 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Monster yang sangat kuat dan bisa membunuh siapapun yang menghalangi jalannya. Lucy menghentikan langkahnya di depan sebuah kamar yang tentu aku tahu siapa pemiliknya. Ini adalah kamar Kelly. Dengan kasar pintu itu dibukanya. Membuat orang yang ada di dalam kamar itu hampir menjerit kaget. Terlihat dua orang gadis yang sadang duduk di atas ranjang menatapku dengan tatapan terkejut sekaligus panik. Selain mataku yang berubah warna. Saat ini aku juga berwujud setengah serigala.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
Primadonaku

Primadonaku

madam Sonya mengangkat kedua jempolnya dengan kerlingan mata. Plak Plak Plak Tepuk tangan Riuh. Di pojok belakang tak ada yang tahu jika seorang lelaki baru saja memindahkan gambar video Niken ke hapenya. Kini ia bersiap siap pula untuk merekam suara madam Sonya untuk lelang. "Tetapi penawaran hari ini untuk pemakaian dua tiga hari lagi ..." "Lho kenapa nggak langsung besok?" Si bandot tak sabar di otaknya yang ngeres hanya ada bayangan dirinya mencabuli Niken.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Ia merasa tidak enak hati, apa ada yang salah dengan pertanyaannya pikir Helena. "Tidak apa-apa," jawab Embun lalu meyeruput cokelat hangat kesukaannya. "Oh, ya, kamu sendiri sama siapa ke sini? Apa sama pasangan?" Embun meletakkan cangkir cokelatnya dan tersenyum, menggoda kawan lamanya itu guna mengalihkan pembicaraan agar Helena tidak membahas dirinya. Helena menyengir lalu menjawab, "Aku sendiri saja, maklum jomlo."
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

"KENAPA? KAU MARAH AKU MEMUKULNYA??" Nara melangkah mendekat ke arah Intan, ia menatap lekat wajah sahabatnya itu. Ada rasa muak dan kecewa di sana, bahkan tatapan tajam yang tidak pernah Nara berikan mampu membuat nyali Intan ciut. PLAKKK.
87.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

kata Nico tersenyum miring. Dito malah terkekeh, rasanya dia puas bisa memukul pria itu. Meskipun tidak terdapat luka apapun di wajah Nico. Mereka memang mempunyai peraturan unik untuk tidak memukul di area bagian wajah karena itu akan menggangu ketampanan mereka. kecuali terhadap Dion karena pria itu hampir membunuh Mawar, sedikit bersyukur karena Nico telah lebih dulu menyalurkan kemarahannya kepada sahabatnya si pencinta susu cokelat itu.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai muka konyol
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status