Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Raja Terakhir Dinasti Wang

Raja Terakhir Dinasti Wang

gerutu Mu Lan lirih. Diraihnya buah persik kering karena perutnya menolak makanan berat setelah beberapa hari tidak terisi makanan. Dimasukkannya buah kering itu utuh ke dalam mulutnya, tapi rahangnya segera berhenti mengunyah. “Ah, apa ini?!” pekiknya terkejut seraya memuntahkan makanan ke dalam piring kosong.
1024.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 942 kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

"Rasanya pahit luar biasa, musuh bebuyutan racun dan demam tinggi. Tapi kalau dicampur sedikit madu hutan, khasiatnya bisa menyebar lebih cepat ke aliran darah." Tetua Luu mengangkat alisnya yang memutih. Tangannya berhenti di udara. "Ho? Kau tahu tanaman liar ini?" tanyanya heran. "Biasanya anak muda sepertimu lebih suka menghafal nama jurus pedang daripada nama rumput pahit."
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Lelaki itu terkekeh dan mencolek pinggul Ibuk, berbalas pelototan tajam. "Gimana gak kurus kering, banyak sekali pantangan makanan. Mbah Utimu benar-benar kolot di jamannya. Gak boleh makan telur, ikan dan protein hewani lainnya. Alasannya, nanti jalan lahir jadi gatal dan memperlambat proses pemulihan. Hari-hari, ibuk cuma makan kuluban (sayur rebus) dan botok tempe semangit (tempe yang hampir busuk)."
1094.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Makanan itu adalah apa yang Daisha dan Disa makan tadi. Makanan di dalam piring itu berwarna hijau, Arjuna menebak bahwa itu adalah sayuran liar. Arjuna mengambil sedikit, kemudian memasukkannya ke dalam mulutnya. "Puih!" Begitu sayuran liar masuk ke dalam mulutnya, Arjuna langsung memuntahkannya. Sayur apa ini? Pahit dan amis. "Kenapa kalian makan ini?" "Apakah kepalamu ...." Disa ragu sejenak sebelum menunjuk kepalanya sendiri. "Apakah kepalamu belum pulih setelah jatuh ke jurang? Kami makan ini setiap hari."
9.3427.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.4K kali sebagai mulut pahit makan apa
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

Aku meringis sambil mencoba menelan makanan itu pelan-pelan. Semoga ini terakhir kalinya aku makan makanan anda deh Bu, bisa keracunan sampai di Indonesia. "Dicoba lagi makanan yang lainnya, ini roti fatir, bisa dicampur dengan madu atau kuah santan." Aku mengambil satu roti itu lalu memakannya dengan hati-hati, tapi kemudian rasanya tidak seburuk yang tadi. Akhirnya aku nemu makanan normal, itu saja yang aku makan daripada tidak ada sama sekali.
10129.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Pak Rojali dan istrinya saling berpandangan, lalu menghela napas panjang. "Pesmol nya pedas, Mak, nyicip saja. Ada yang digoreng itu," ucap Pak Rojali kepada istrinya. "Lho, Mbak Mun nggak makan pedes, Kang?" Bulik Rita melempar pertanyaan. "Ya, makan, tapi kalo terlalu pedas, memang bikin perut bermasalah, Ta. Kakangmu itu perhatian banget sama Mbak, kalo enggak ... entahlah." Ibu Maemunah mengulas senyum.
105.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
KUCURI UANG SUAMIKU YANG PELIT

KUCURI UANG SUAMIKU YANG PELIT

Benar saja, saat buah itu aku hidangkan ke hadapan Mas Dicky, laki laki itu seketika memuntahkan potongan buah yang ia makan dari dalam mulutnya karena rasa pahit tak terkira yang pasti dia rasakan dari air daun sambiloto yang aku campurkan pada irisan buah buahan tersebut. Melihat itu, aku pun tertawa puas dalam hati. Syukurin! Makanya jadi suami jangan pelit! Ujarku dalam hati sembari tertawa puas melihat Mas Dicky tak jadi makan buah melon dan semangka pemberian Mbak Sari itu karena rasa manis buah tersebut yang sekarang sudah berganti menjadi rasa pahit tak terkira akibat rendaman daun sambiloto yang aku campurkan ke dalamnya!
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
Perangkap Tuan Muda

Perangkap Tuan Muda

Prisilla mendorong masuk sesuatu ke dalam mulutnya dengan sebuah sendok. “Apa ini?” tanya Amanda ketika ia sudah menelan seluruh isi sendok dan tidak lagi merasa mual karena pahit dari minuman sebelumnya. “Manisan … ampuh untuk menghilangan pahit obat,” jawab teman Amanda tersebut sambil cengengesan. Ia duduk di ruang makan dan menikmati roti yang sudah dibakar diolesi selai. “Obat? Obat apa?”
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

Bagaimana bisa aku menyebutnya dengan makan siang yang cukup sadis? Karena selera makan masih switched off, aku tidak terlalu memperhatikan menu apa yang kupilih. Semacam spaghetti chilli sauce, udang krispi dan kerupuk super pedas. Minumnya orange juice dingin. Selama proses makan semua masih baik-baik saja tapi begitu kembali ke kamar, perut mulai sakit. Mulas, panas dan melilit-lilit.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

tegasnya. Tak lama, Mila kembali dari dapur membawa segelas jamu. Ibu Mertua memaksaku untuk meminumnya. Dengan ragu, aku pun menurut. Jamu ini rasanya pahit, bahkan setelah masuk tenggorokanku pun, rasa pahitnya masih terasa di lidah. Duh, makin tak tenang hati ini, masa iya jamu sepahit ini? Biasanga kan, meskipun jamu pahit tapi suka ada manis-manisnya, ini kok pahit semua? "Kenapa kamu lihatin Ibu kayak begitu?" tanya Ibu Mertua.
9.999.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mulut pahit makan apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status