Hati yang Kau Sakiti
tanya Kiran penasaran.
Maria menatap pakaian bayi dan liontin itu. "Dulu, mama dan Papa membeli barang-barang ini untuk anak perempuan kami," jawabnya pelan. "Papamu sangat bahagia waktu tahu mama mengandung anak perempuan. Dia bahkan sudah menyiapkan semuanya ... Tapi, sayangnya, Tuhan berkata lain. Mama mengalami keguguran saat kehamilan ketiga itu."
Kiran terdiam sejenak, lalu membuka liontin perak tersebut. Ia melihat di dalamnya, terukir nama yang begitu cantik. "Clarissa Ardiyani Wirasena," gumam Kiran.