Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

ucapnya seraya tersenyum. "Masa, sih? Padahal aku hanya menyebutkan dua huruf pertamanya saja," ucap Rara merasa heran. "Iya. Aku juga gak tau. Mungkin, itu hal baru yang bagus." Rara mangut-mangut mengerti. Dia juga merasa senang jika ada seseorang yang senang karenanya. Jo memperhatikan kartu nama yang tergelantung di leher Rara, "Mutiara. Sepertinya akan lebih indah jika disempurnakan."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Di atas baki, di antara dua cangkir kopi pesanannya, terdapat tisu, kemasan gula, dan creamer dengan teks yang sama. Saka mengambil satu sachet creamer lalu membacanya: "The Kania." Ia tahu apa arti nama itu. Saka mengamati tiap sudut kafe, menyadari betapa indahnya tempat itu, betapa reflektifnya dengan karakter Agnia yang dulu dikenalnya. The Kania bukan hanya sebuah kafe; itu adalah bukti dari kekuatan dan tekadnya untuk bangkit dari masa lalu, tanpa bergantung pada siapa pun. Agnia sudah meraih impiannya.
10811 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

Aroma melati yang basah oleh embun berpadu dengan wangi kenanga, menciptakan harmoni kedamaian yang meresap hingga ke relung jiwa. Udara terasa begitu tenang. Sejuk. Teduh. Persis seperti perasaan yang sedang mendekap hati Ayla. Di depan cermin besar, Ayla merapikan gaun hamil berwarna pastel yang membalut tubuhnya dengan anggun. Perutnya yang kini kian menonjol bukan lagi pengingat akan beban, melainkan simbol kemenangan cinta yang berhasil tumbuh di atas puing-puing badai. Ia mengikat rambutnya dengan pita krem, membiarkan beberapa helai jatuh membingkai wajahnya yang kini berseri—sebuah cahaya yang hanya dimiliki oleh wanita yang merasa dicintai seutuhnya.
10642 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Ibu Empat Anak: Beda Bapak!

Bima berusaha keras menjaga nada suaranya tetap netral. Mutiara tersenyum canggung, menampilkan deretan gigi yang, kalau dilihat dari jauh, mungkin lebih mirip tumpukan batu bata yang sedang direnovasi. “Iya, ini Mutiara.” Melati tampak begitu bangga dengan pernyataannya. “Anak keluarga terpandang. Keluarganya punya bisnis besar!”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Mencintai Musuh Ayahku

Mencintai Musuh Ayahku

Dan lelaki itu bukan dirinya. "Jo, masih ingat nggak sama Utami?" Aruna menatap Joandra. "Masih," jawab Joandra singkat. "Utami itu anak tunggal Mahawira Dwipangga." Joandra mengangguk. Dia sangat yakin kebencian Utami sudah setinggi puncak Himalaya padanya. "Utami sangat terpukul karena masalah itu. Kasihan dia, Jo." "Temenin dia, Run. Kasih dia kekuatan."
105.7K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

"Zahira, kau mencuri jepit rambutku ya? Sini kembalikan!" Zahira tertegun, jepit rambut? Apakah yang dimaksud dengan jepit...... ah...Zahira menahan nafas. Itukah maksud pertanyaan mertuanya yang menanyakan mengapa tidak memakai jepit rambut kecil. Oh Tuhan...! Wajahnya seketika pucat. Fajar dan Akila yang keluar menemuinya melihat perubahan wajah Zahira. "Nah ketahuan, kembalikan jepit rambutku. barang itu pemberian Fajar, oleh-oleh dari luar negeri. Kau jika tak bisa membelinya setidaknya jangan mencuri!" tuduh Akila.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Telunjuk dan ibu jarinya disatukan membentuk huruf 'O' di udara. Haris tertawa memperlihatkan barisan giginya yang rapi dan putih. "Kau tampan juga kalau tertawa. Kalau aku single mungkin akan jatuh hati padamu. Kau itu idaman banyak wanita," cerocos Mitha. Sepertinya alkohol mulai merusak akal sehatnya.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Utari

Utari

Utari tidak menyelesaikan ucapannya karena Edo sudah tidak ada. "Apa ini ya?" Utari lalu berjalan masuk kedalam kamarnya. Lalu dia membuka bungkusan itu. Terlihat sebuah kain motif bunga yang sangat dia inginkan tadi. "Ya tuhan...kain ini..." gumam Utari. ***** "Aku pergi dulu Bu, jaga diri ibu baik-baik.." ucap Damar. "Iya Nak, kau juga hati-hati disana.."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

Selalu memacu adrenalin memulai hari. Kemeja sutra keluaran Alexander Neon dengan kerutan di bagian depan, rok span ketat membingkai tubuh indah Kara, high heels rancangan Nindi motif flower dominan hitam dengan bunga merah. Dia melengkapi diri dengan kacamata hitam Dior. Melangkah cepat meninggalkan rumah. Pagi ini Tina tak terlihat, sama seperti Garvin suaminya. Setiap mengingat perselingkuhan Garvin secara terang seakan mengiris hati dengan pisau tumpul. Terasa sakit yang dirasakan secara perlahan. Mobil mungil Kara kembali memacu di jalanan menuju suatu tempat.
9.98.6K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
Cinta Sang Merpati

Cinta Sang Merpati

Dan tidak terlihat seperti AI Google Translate atau sejenisnya. “Perkembangannya sangat diluar dugaan. Apakah dia bisa mempertahankan prinsipnya? Ini bisa jadi sangat menarik karena kuncinya masih ada di sini.” Tuan Takiyama tersenyum setelah membaca laporan tadi. Sorot matanya tertuju pada sebuah tabung yang berisi seorang wanita berambut putih. Bersambung... __________________________________ Ket: [1] Jas Laboratorium
103.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as mutiara hatiku
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status