Kultivator Inti Semesta
Tidak pantas baginya untuk bersikap arogan di hadapan seseorang yang mampu menundukkan wilayah seperti Villa Hati Seribu Bintang.
Putri Suci Villa Hati Seribu Bintang tidak langsung menjawab. Sebuah senyuman muncul di bibirnya, namun bukan senyum yang membuat tenang. Sebaliknya, senyuman itu seperti mata pisau tersembunyi yang mengintai kelemahan lawan. “Aku sebenarnya ingin mencabik-cabikmu saat ini,” ucapnya pelan, namun tajam, “Mutiara itu aku letakkan selama sepuluh tahun, bersama banyak harta berharga lainnya. Tetapi saat waktunya tiba, saat mutiara itu bisa digunakan, kamu justru mencurinya begitu saja.”
Hot Chapters