Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda
"Habis teleponan sama siapa, Bang?"
Angel yang sejak dua hari terakhir tidak lagi mengetuk pintu atau mengucap salam terlebih dulu, tapi langsung los-los begitu saja, kini sudah berdiri di hadapanku, di kamarku ini.
"Ibu di desa sana," sahutku. "Biasa, nanyain kabar anaknya."
Angel masih tak berkedip menatapku, ada keraguan dalam sorot matanya. Sebelum dia bertanya lebih jauh, cepat kualihkan pikirannya.