Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Berbahaya sang Pewaris Duda

Hasrat Berbahaya sang Pewaris Duda

Setelah tangis Joyce agak reda, barulah kuangkat wajahku menatap sekeliling. Entah sejak kapan, tak hanya perawat dan homeroom, bahkan principal pun sudah ada di dalam. “What happen to my daughter?” Kalimat pertama yang terucap begitu mataku bersirobok dengan Ms. Lia, homeroom Joyce yang berparas lembut. “She has fight and accidentally knock her friend’s head. She beat him hard until her friend bleed and now, that friend of her is being rescued to hospital…”
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
Just Friend ( INDONESIA )

Just Friend ( INDONESIA )

"Tuan Lucas berbeda dari tuan dan nona" Kakek Lucas tertawa miris, "Aku lebih khawatir melihat anak itu, apakah kau tidak melihat jika dia selalu membawa aura gelap?" "Anda bisa saja tuan" balas pak Didi tertawa. "Aku serius, setiap kali melihatnya aku merasa umurku berkurang" Lucas sangat pendiam, anak itu hanya memiliki beberapa teman dari remaja. Dia khawatir jika anak itu akan mengikuti jejak bodoh kakaknya karena terlalu naif.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
Be My Friend

Be My Friend

kata Anne. "Terserah lo aja lah, gue sih gak masalah lo mau ajak dia atau siapapun, asal lo sendiri yang berurusan sama dia, jangan seret gue ataupun anak-anak lain yang masuk ke kelompok kita," ujar Naya. Anne tersenyum, "Tenang aja, gue sendiri kok yang bakal ajak dia!" ••• Bel pulang sekolah sudah berbunyi,
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
Naftalena (FRIENDS 1)

Naftalena (FRIENDS 1)

"Otakmu itu tidak terlalu bodoh untuk mengerti, 'Kan?" "Aku tidak mau dijodohkan dengannya." ujarnya tajam. "Jangan rusak persahabatan kami karena hal ini." Pandu tertawa keras. "Bahkan anak itu menganggapmu lebih dari sahabatnya. Kamu hanya terjebak oleh anak miskin yang sangat kamu sayangi itu, sampai-sampai tidak peka dengan perasaaan Yuka." Nafta mengepalkan tangannya. Bibirnya yang semakin pucat itu bergetar. "Jangan libatkan Ilena."
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
Bad Friend

Bad Friend

tanya Rima. "Oh … itu Yuda. Dia teman sekelasku, Ma," jawab Kiran. "Yuda? Kenapa mama baru mendengarnya. Apa kalian dekat?" tanya Rima antusias. Kiran memang tidak pernah dekat dengan pria manapun sebelumnya. Makanya, Rima sangat antusias ketika mendengar ada pria yang dekat dengan putrinya. "Ya … kami cukup dekat, kurasa," jawab Kiran tidak yakin.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
Bed Friend

Bed Friend

Mereka berjalan menuju arah lapangan basket tempat Lisa dan teman-temannya duduk. “Eh lo tahu nggak yang anak kelas IPA-3 yang sering nongkrong di cafe dekat perpustakaan umum seberang jalan sana itu.” “Kalau ngga salah yang sering jalan bertiga itu yah.” “Yoi, yang satu rambut pendek terus yang dua orang lagi rambutnya panjang gitu.” “Yang rambut coklat panjang itu cantik sih. Kalau nggak salah namanya Rose bukan.”
911.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
My Friendship Story

My Friendship Story

° ° ° Zella's "Gue bahagia punya sahabat kayak kalian." Nayfira dan yang lainnya mengerutkan dahinya. Ketika mereka sedang asyik bermain ludo di handphone milik Calista seketika harus berhenti karena perkataanku. Saat itu kami sedang berada di markas "Ladies Brave", nama persahabatan kita hehe. "Jangan suka lebay gitu ahh!"ujar Calista lalu melanjutkan bermain game yang sedang digandrungi itu.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

Yogie belum siap menjadi orang tua, dan ia tidak akan pernah menjadikan Yogie sebagai orang tua dari bayi yang di kandungnya. “Elena.” Panggilan itu membuat Elena menolehkan kepalanya ke samping, di sana ada Aaron yang masih setia mengemudikan mobilnya. Setelah keluar dari rumah sakit, Elena lantas menghubungin Aaron. Entah kenapa ia merasa hanya Aaron yang dapat membantunya. Aaron adalah sahabatnya, dulu ketika sama-sama sekolah di Harvard, Elena sering sekali membantu Aaron hingga lepas dari masalah, kini, tidak ada salahnya bukan jika ia meminta bantuan pada Aaron? Aaron pasti akan mengerti, lelaki itu memiliki pikiran yang terbuka.
1091.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
FRIENDZONE

FRIENDZONE

"Hei, sebrengsek-brengseknya diriku, aku tidak bisa melakukannya! Maafkan aku Cindy." Ketika Jefrey memberingsut jauh, lagi-lagi Cindy menahannya. Gadis itu merasa seperti jalang sekarang, tapi ia sudah diujung tanduk. Ia juga penasaran mengapa Irene dan Jessica bilang jika ini enak. "Lakukan, Jef!" "Cindy!" "Ya! bukankah kau sendiri yang bilang jika diantara perempuan dan lelaki tidak ada namanya persahabatan? maka lakukan!"
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai my daughter's friend
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status