Cinta Yang Lain
Tanganku mendadak dingin saat Ayah menyebut satu nama yang bahkan nyaris tak pernah singgah dalam kotak memoriku.
Abhimana Pratama.
"Dia lelaki baik, Ayla. Bertanggung jawab, mapan, dan keluarganya sangat menghormati kita. Masa depanmu akan terjamin bersamanya," kata Ayah dengan nada yakin yang tidak menerima bantahan. “Kami sudah semakin menua dan kami tidak bisa menjagamu, selamanya.”