PENDEKAR TAPAK DEWA
“Jika kalian benar-benar bertekad untuk menjadi manusia yang baik dan calon sahabatku, maka kalian datanglah ke desaku yang terletak di ujung timur pulau ini. Aku adalah pimpinan desa itu. Nama desanya Tanaru. Insha Allah, kalian akan sampai di sana, karena desa itu sangat dikenal oleh segenap rakyat Bima. Insha Allah, aku akan menerima kedatangan kalian dengan tangan terbuka.”
Kesepuluh laki-laki perusuh langsung saling berpandangan satu sama lain dengan wajah begitu gembira. Dan mewakili kesembilan anak buahnya, La Garompa menatap kepada La Mudu dan berkata, “Terima kasih, Jawara! Sekarang pun akan menuju ke sana! Terima kasih, terima kasih...!”
“Sama-sama. A...maaf, nama kalian siapa?”