ISTRI KEDUA KU
kukuh Nuka.
"Ya Mas juga sama, pasti capeklah. Udah sana, Mas istirahat aja di kamar!" titah Fidelya lagi.
Lagi-lagi Nuka menggeleng. "Fi, terima kasih. Sudah bertahan sejauh ini bersama Mas. Terima kasih, karena sudah membuat hidup Mas begitu berarti, Fi!" ujar Nuka kepada Fidelya.
Fidelya tersenyum seraya mengangguk. "Aku istrimu, dan selamanya akan menjadi istrimu, Mas! Aku harap, hanya mautlah yang memisahkan kita, Mas!" jawab Fidelya.