Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gantari

Gantari

Semua kegiatan yang ada di dapur tampak biasa saja, seperti orang akan mengadakan hajatan pada umumnya. Kuedarkan pandangan untuk mencari hantu tadi. Ah, ketemu. Wanita yang sedikit bungkuk itu ada di salah satu sudut dapur. Dia tengah mengaduk wajan besar. ”Budhe, itu hantunya,” bisikku perlahan, ”Ngawur kamu, Nduk. Dia itu Mbah Sumarti, orang yang sering dipanggil ke acara hajatan khusus untuk memasak jenang dodol.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Calon Janda

Calon Janda

Nashwa protes. “Kamu nggak suka?” “Bukan gitu, tapi yang lama masih bagus-bagus.” Nashwa merengut. “Ini apa?” Di dalam paper bag ternyata masih ada barang lagi. Kemasannya seperti pembalut. “Itu ... apa ya namanya, Breast Pad kalo nggak salah, ASI kamu kan netes terus, nah itu katanya dipake buat ... itu,” jawab Husain canggung sambil menunjuk dada Nashwa dengan dagu.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

Dia sekarang menjadi seorang janda yang berkelas dengan wajah baru yang sangatlah cantik. “Kapan, dok saya bisa ke Indonesia?” tanya Mutia. “Satu Minggu lagi Mutia.” kata Dokter Maria yang menangani Mutia. Dokter Maria merupakan orang Indonesia yang berkerja di Singapura. “Kamu akan segera kembali ke Indonesia Mutia dengan kehidupan mu yang baru. Jadilah Mutia yang kuat dan tangguh di segala situasi.” kata Bu Salma memberikan dukungan penuh pada Mutia.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

~Bundaku Kamu marah, ya, sama Bunda? ~Bundaku Maafin Bunda, ya, Nak. Semoga kamu mau maafin Bunda dan makan malam bersama dengan Bunda dan juga Meta, ya. ~Bundaku Ya, Meta adalah nama lengkap dari Shofia. Shofia Abdul Meta. Jelas saja selama ini Thalisa tidak menyadari bahwa Bunda Ara adalah ibu dari Shofia, karena sang ibu memanggilnya dengan sebutan Meta bukan Shofia.
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Finding Nami  ( INDONESIA )

Finding Nami ( INDONESIA )

Setelah selesai makan siang, mereka berenam duduk santai di ruang tamu. Bagaimana Yama, kita langsung ke topik inti aja?" "Oke Dim, karena sudah kumpul semua, sebaiknya kita mulai saja." "James, gadis cantik yang ada di depanmu adalah Nami, putri dari Om Yamadha, teman baik Ayah semenjak kita di Solo. Kami sudah sepakat untuk menjodohkanmu dengannya." "Apa … perjodohan, Yah?!"
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Kesengsem Ajudan Caem

Kesengsem Ajudan Caem

Darpa Budiantara : Jangan ngaku-ngaku, @Ardan. Keshi Hirawan : Ardan memang, gitu. Tiap kita nyebut nama perempuan, dia pasti bilang kenal. Ardan : Aku beneran kenal Nandini. Asisten manajer keuangan Adhitama cabang Lebak Bulus. Betul, kan? @Tabriz. Tabriz : Betul, @Ardan. Tariq Khalid : Masih kejangkau itu. Gass! @Bang Dzakwan.
10593 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Aku berjalan ke pintu, membukanya dengan hati-hati. Di luar berdiri seorang wanita muda, mengenakan kemeja putih dan celana jeans. Rambutnya dikuncir kuda. Wajahnya cantik dengan senyum ramah. "Radit?" tanyanya. "Iya. Siapa ya?" "Aku Nadya. Nadya Kusuma. Temen Adrian." Adrian? Kenapa teman Adrian datang ke rumahku? "Ada apa ya, Mbak?"
9.8111.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
SHANIA

SHANIA

Berjuang tertatih-tatih, melewati beberapa ruangan, dengan air mata yang terus menetes, langkah Shania akhirnya terhenti saat sang sopir berkata lemah padanya di depan sebuah ruang kamar beratmosferkan kesedihan, "Ini dia ruangannya, Nona." Shania menahan langkahnya di depan pintu. Ada seorang gadis yang tampak tersedu sedan di samping jenazah sang Nyonya. Gadis itu masih sangat muda, tidak terlalu tinggi, dengan rambut panjang terurai bebas. Shania menaksir, usianya sekitar dua puluh tahun. "Apakah dia Bianca, Pak Heru?" tanya Shania setelah mencoba memikirkan perkiraannya dengan baik. "Iya, Nona," jawab Pak Heru. "Itu Nona Bianca, anak kedua Nyonya Brenda dan Tuan Edward."
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Rafnindita

Rafnindita

Sungguh miris. Sebelum menuju kelas, Anindita atau yang biasa disebut Anin mampir ke kantin. Ia butuh air mineral untuk menyejukkan kerongkongannya, lagipula ia rindu bertemu dengan Bu Asih--Ibu kantin langganannya. "Eh, teh Anin. Kemana aja atuh kok baru nongol?" dengan aksen Sunda yang khas, Bu Asih menyapa Anin.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Bodyguard

Hasrat Terlarang Sang Bodyguard

Dia menggoyangkan botol birnya yang sudah kosong ke udara, menganggap benda itu seperti mic. “Dengerin kalian semua! Terutama kamu Liam Arza Ganendra dan Widuri si Nenek sihir. Aku Nayyara Andini Ghayaka... Aku akan buktikan ke kalian kalau aku ini sehat. Aku gak mandul. Aku bisa punya anak."
1038.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai nandini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status