Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pacar Pembantu

Pacar Pembantu

Menggumamkan kata 'bagus' lalu menghampirinya. "Kenapa sayang?" Nabilla mengusap pipi seorang bocah laki-laki. Yang ia ketahui bernama Nanta. Bocah itu menyodorkan sebuah permen lolipop padanya. "Aku mau beli lukisannya satu. Tapi aku cuma punya ini. Ayah suka banget sama lukisan."
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 926 Times as nanti adalah
Read
+Library
Queen of School

Queen of School

jawab Nathan merendah. "Aku? Kamu yang lebih banyak bekerja dari tadi, Nathan." Jawaban Maria disambut gelak tawa semua teman-temannya. Antoni paling keras. "Oh, mungkin kalian ada yang belum kenal satu sama lain? Titania perkenalkan dirimu." "Hai semua, aku Titania temannya Antoni. Senang bisa ikut bergabung." "Haloo, Cantik ...." sahut Antoni sambil melambai-lambaikan tangannya.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as nanti adalah
Read
+Library
Legenda: Nusantara

Legenda: Nusantara

Raka membuka pintu toko, terdengar suara bel diatas pintu yang bersuara karena dorongan pintu toko. Di dalam toko terdapat seorang anak muda sedang membersihkan beberapa senjata yang terpajang di dinding Toko, ia nampak membersihkan beberapa pedang. Ketika mendengar suara lonceng ia langsung menoleh ke arah pintu sambil berkata, "Selamat datang tuan ada yang bisa saya bantu?" Ucapnya dengan penuh senyum. Raka lalu menjawab pertanyaan pemuda itu, "Ken, apakah paman ada?" Tanya Raka kepada pemuda yang bernama ken itu. Ken menjawab, "Paman selalu ada di belakang," mata ken tertuju kepada Tara, Danan, Astra. Ia kemudian bertanya kepada Raka, "Siapakah mereka bertiga, tidak seperti biasanya kau
104.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as nanti adalah
Read
+Library
Serangan Balik Berandal Seksi

Serangan Balik Berandal Seksi

“Mari Nyonya, kita ke pantai.” Jihan menoleh ke sumber suara di belakangnya. Matanya langsung memutar jengah tatkala melihat Nani yang juga memakai bikini seksi sama seperti dirinya. Walaupun sudah berumur nyatanya bentuk tubuh Nani memang masih ideal dan sintal karena rajin olahraga.
9.3244.3K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as nanti adalah
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Bagi Alya, semua nampak biasa tak usah dibuat rusuh! "Dasar wanita dingin!" cecar Santi, sambil menepuk bahu sang teman. Yang tengah sibuk dengan beberapa dokumen di tangan. "Apaan sih? Aku tuh lagi sibuk tau, nggak kayak kalian. Rusuh di pagi yang cerah ini," sahut Alya, tak mau kalah dari Santi. "Hei, si empunya Perusahaan mau datang loh. Dan kabarnya, doi cakep. Mapan pula, emang kamu nggak tertarik gitu?" Santi bertanya, berharap sang teman mulai serius menanggapinya.
1012.7K viewsOn holdAdded to Library 430 Times as nanti adalah
Read
+Library
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

tanya Winda. ​"Aku pulang ke rumah ini hanya untuk satu hal, Winda. Hari ini, di depan sahabat-sahabatmu yang munafik ini, aku nyatakan... aku menjatuhkan talak cerai kepadamu! Kita cerai!" geram Anton, dengan nada bergetar hebat oleh amarah yang meledak-ledak.
13.9K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as nanti adalah
Read
+Library
PENARI ITU WANITAKU

PENARI ITU WANITAKU

tanya Flora mengingatkan sahabatnya kembali jika dia punya kerja sampingan juga. "Gue hampir lupa." cengir Sani. "Loe mau pulang ya?" tanya Sani sembari mengejar langkah Flora yang mulai menjauh dari ruangan penari mereka. "Ini udah malem banget, ya gue pulanglah." jawab Flora ketus karena sahabatnya ini sangat banyak bertanya. "Loe dianterin putra aja, lumayan naik mobil loh." ucap Sani tersenyum menggoda.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as nanti adalah
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

"Nak Davin?" Emang dasar kecoa buntung!!!
102.7K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as nanti adalah
Read
+Library
Nisan Retak

Nisan Retak

gumam Amira. “Waktu memang memiliki cara untuk membuat segala sesuatunya berbeda,” jawab Anzar, yang kini berdiri di dekat pintu. “Tapi kamu tidak sendirian. Aku ada di sini bersamamu.” Amira tidak menjawab. Ia merasa terpecah antara rasa rindu dan kebencian terhadap tempat ini. Meskipun ia sudah berusaha melupakan masa kecilnya, semuanya terasa terlalu nyata ketika ia kembali ke sini. Ada banyak hal yang tidak bisa dijelaskan, banyak kenangan yang terlalu sulit untuk dilupakan.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as nanti adalah
Read
+Library
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

Dini hendak meneruskan langkahnya. "Tumben ghak nafsu makan, Mel?"tanya Firdaus. "biasanya kamu habis makan pun, makan nasi lagi." Dini terkekeh. "Ummi kok tau aku ghak bisa ghak makan nasi? Kebiasaan orang Jawa, Mi. Kalau belum makan nasi belum disebut makan." Firdaus yang sudah di dapur hendak makan, "Kalau gitu sini, ayo makan sama Ummi."
3.1K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as nanti adalah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status