Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Why

Why

Aku tidak suka melihat kamu lemah seperti sekarang,' batin Jaden sedih. "Bolehkah saya memeriksa kepala, Nona?" imbuh Jaden. Aina hanya mengganggukkan kepalanya, dan tidak lama Jaden pun memeriksa kepala Aina. 'Apa Aina mengalami amnesia, dan melupakan kejadian beberapa bulan yang lalu?' batin Jaden, setelah memeriksa kepala Aina.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 573 Times as nesia
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Genta memohon ampunan, minta untuk dilepaskan dari tuduhan pembunhan ini. “Apa kamu mengkonsumsi minuman keras sehingga membuat kesadaranmu menghilang?” tanya Segara lagi. “Tidak, aku tidak mengkonsumsi minuman keras atau narkoba apa pun. Tapi tiba-tiba diriku tidak sadar seperti orang pingsan. Dan begitu siuman mayat para gadis itu sudah ada di hadapanku!” ucap Genta sungguh-sungguh.
9.947.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as nesia
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
Gagal Cerai: Mengandung Benih CEO

Gagal Cerai: Mengandung Benih CEO

Ia sungguh kasihan melihat Keina yang sudah berurai air mata. "Maaf, tapi saya perlu melihat pemeriksaan menyeluruh kepada Pak Alden untuk memutuskan kondisinya. Untuk sementara saya bisa mengatakan jika Pak Alden sepertinya mengalami amnesia disasosiatif, dimana penderitanya mengalami kehilangan ingatan terhadap sesuatu yang dianggapnya penting. Hal ini dikarenakan ada benturan keras yang ia terima di kepalanya pasca kecelakaan. Karena Bu Keina adalah seseorang yang penting bagi Pak Alden, bahkan mungkin saja sangat penting, maka seluruh ingatan yang berkaitan dengan Bu Keina akan hilang seluruhnya." "Astaga Tuhan!" Audrey hanya bisa membekap mulutnya mendeng
1027.1K viewsCompletedAdded to Library 758 Times as nesia
Read
+Library
DEATH

DEATH

“Sebenarnya apa yang akan terjadi?” Ia merasa sangat cemas akan sesuatu. Baru kali ini ia merasa sangat cemas bahkan lebih cemas daripada ketika mereka menghadapi ras iblis. Ia menebak bahwa akan ada pertempuran yang sangat besar yang akan terjadi dalam waktu dekat. Ia bisa merasakan hal tersebut dikarenakan ia memiliki skill yang bernama [Envisage]. Skill itu bisa membuat pemilik skill bisa merasakan masa depan, tetapi bukan melalui penglihatan melainkan dengan perasaan. Tetapi tidak sepenuhnya akurat karena bisa jadi apa yang ia rasakan itu adalah perasaan yang ia rasakan secara pribadi bukan dikarenakan skill itu.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as nesia
Read
+Library
Unknown

Unknown

Sigap bila ingin, mundur bila ragu. Aku terus bernarasi dalam benak mencoba menafsirkan waktu saat tiba-tiba sebuah ilusi datang menghampiri. Sampai akhirnya imajinasi bertolak referensi menjadi ilusi. Dia benar hadir namun seperti ilusi dalam gambar tiga dimensi. Nyata, tapi tipuan yang sengaja dibuat sebagai pengecoh naluri. “Adira Dealova ”ucap makhluk ilus sambil menyodorkan tangannya ke arahku.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as nesia
Read
+Library
Dia

Dia

Dia kira dia sendiri di sini sampai tiba-tiba suara memekakan telinga itu mengejutkannya. Siapa pula gadis ini- batin Argan. Hampir saja Argan terjungkal ke kubangan air yang ada di sampingnya jika tidak berpegangan pada tembok di sebelahnya. Argan menegur gadis yang tidak dia kenal itu dengan tatapan khasnya yangvterkadang membuat lawan bicaranya takut. Bukannya takut, gadis di hadapannya itu malah bertanya. "Lo kehujanan juga, ya?"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as nesia
Read
+Library
Fake

Fake

Dido menatap Shena intens, lalu menepuk pundak Adit dengan semangat. “Sakit anjing,” teriak Adit. “Lo ngapain sama Naura hah? Gila itu bibir lo kok merah? Wah… wah bos gila lo masih pagi ini bos.” Adit menatap Dido heran, apa yang lagi dibahas oleh Dido? Adit tidak mengerti. “Lo ngomong apa sik? Kasih tahu gue,” rengek Adit frustasi. “Itu, bos kita Dit udah gede. Anjir Shen, jawab benar lo lakuin itu ke Naura?”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as nesia
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Semua orang tentu saja tidak bisa mengerti tentang kecemburuannya, kondisi amnesia Liam membuat pria itu tidak menyadari siapa Sèanne dan apa hubungan mereka di masa lalu. "Kau mungkin belum mengetahuinya, maka biarkan aku memberitahumu. Sejak kecelakaan beberapa tahun Liam kehilangan sebagian ingatannya. Dia sama sekali tidak mengingat Sèanne atau bahkan aku. Ini merupakan keberuntunganku, aku bisa memilikinya meski harus melihat Sèanne tersiksa dengan kemesraan kami." Ruby memghentikan kalimat untuk menyesap kembali whiskey di gelasnya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as nesia
Read
+Library
Amnesia

Amnesia

Apa ia tidak capek sedari tadi tersenyum terus? Aku hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaannya. Sebagai ganti tanda ia karena aku merasa suaraku sangat susah kukeluarkan. "Dokter apakah ia baik, kenapa Keyla tidak bicara -maksudku ia hanya menjawab saat di tanya. Kenapa ia tidak seperti biasanya?" Tanya pria itu pada Dokter yang sedari tadi masih berada di ruangan ini. Dokter itu menghela nafas panjang, "ini yang harus aku pastikan, saat kecelakaan kepalanya mengalami benturan yang cukup keras jadi kemungkinan ia akan Amnesia itu besar."
105.8K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as nesia
Read
+Library
Aku Kembali Sebelum Bercerai

Aku Kembali Sebelum Bercerai

“Za ….” “Pak Nara, seperti yang kami sampaikan sebelumnya. Ada kerusakan pada lobus temporal dan beberapa jaringan saraf di otak pasien,” kata Dokter Andrian menjelaskan dengan hati-hat. “Amnesia pascatrauma adalah respons yang wajar setelah koma panjang dan benturan hebat. Pasien masih sangat lemah, tolong jangan berikan tekanan emosional dulu.” Naradhiya bergeming. Ucapan dokter tidak ada yang masuk sama sekali ke dalam telinganya. Otaknya berusaha keras mencerna, meski ia sudah tahu resikonya, tapi tetap saja terlalu berat.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as nesia
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status