Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ilusi Cinta Swastamita

Ilusi Cinta Swastamita

Dia hanya diam melihat Daisha yang masih asik makan dan minum es teh di depannya. Mendengar cerita dari Agam. Aileen dan nenek langsung tertegun. Memang bukan hal aneh lagi, sejak kelas lima SD. Daisha di diagnose mengalami hypophrenia, yakni gangguan perasaan emosional manusia yang sebenarnya adalah respon terhadap suatu keadaan yang menimpa diri sendiri. Maka, rasa sedih ini menjadi tidak normal karena orang yang mengidapnya dapat merasakan sedih dan tiba-tiba menangis tanpa alasan yang jelas. Kondisi inilah yang terjadi pada Daisha.
3.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 126 Beses bilang nesia
Read
+Library
Dalam Cengkeraman Teman Malamku

Dalam Cengkeraman Teman Malamku

Dante yang selama ini merasa memiliki setiap jengkal hidup Vera, kini menyadari bahwa ia telah dihapus sepenuhnya dari ingatan wanita itu. ​Dokter Hans menghela napas berat dan menoleh pada Dante. “Tuan Obsidian, henti jantung yang dialami Nona Nyx menyebabkan cerebral hypoxia. Amnesia adalah komplikasi yang mungkin terjadi. Otaknya sedang mencoba melindungi dirinya sendiri dengan mematikan memori-memori tertentu agar bisa pulih.” ​Dante tidak sanggup berkata apa-apa. Ia hanya bisa menatap Vera yang kini memejamkan mata kembali, tampak kelelahan seolah hanya untuk bertanya siapa dirinya saja sudah menghabiskan seluruh energinya.
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang nesia
Read
+Library
Mencari Istriku di Masa Lalu

Mencari Istriku di Masa Lalu

“Rumit. Kami bertengkar... sebelum aku bangun di sini. Tapi aku tahu dia mencintaiku. Dan aku mencintainya.” Dr. Naina mengangguk, menulis cepat. “Shaz, apa yang Anda alami bisa saja tergolong sebagai bentuk dissociative episode. Ini semacam reaksi psikis ekstrem terhadap stres berat atau trauma emosional yang belum terselesaikan.” Mami memegang dada. “Ya Allah...” “Tenang, Bibi. Ini bukan kerasukan,” Afzal menambahkan. Shaz mengernyit. “Jadi kau pikir... aku halu karena stres?”
101.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 36 Beses bilang nesia
Read
+Library
ANESTESI RINDU

ANESTESI RINDU

jelas Bram sambil terus memantau monitor yang menunjukkan denyut jantung Vanya yang kian cepat karena panik. Devan terdiam, seakan telah memahami penyakit Vanya. "Bram, Trauma capitis yang dia alami tampaknya merusak akses ke memori jangka panjangnya. Dia mengalami disorientasi personal yang akut." Ujar Devan berat. "Lakukan pemeriksaan neurologis lengkap, Bram. Cek saraf kranialnya lagi. Pastikan tidak ada perdarahan sekunder atau edema yang meningkat. Aku akan ke sana sekarang."
107.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 199 Beses bilang nesia
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Sang dokter hanya menghela nafas pelan. "Tidak seharusnya kamu memaksa seperti itu, Vio. Kamu tahu kan jika kamu memaksa, kotak ingatanmu akan benar-benar terkunci dan kamu tak bisa mengingat segalanya. Termasuk diri kamu sendiri, mengerti?" Kata dokter sambil menaikkan kacamatanya yang turun. Violet hanya mengangguk patuh, ia tak mau berlama-lama di tempat dingin ini.
9.93.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang nesia
Read
+Library
Broken

Broken

balas Ami. Keduanya kini mulai meneteskan air mata. Tak hanya Vian, Ami bahkan ikut meneteskan air matanya. Keduanya kini saling berbicara dalam linangan air mata. “Aku waktu itu di bawah pengaruh obat-obatan. Aku gak tahu kalau minuman itu ada obatnya. Aku juga gak tahu lagi setelah itu, kalau aku ngapain aja. Aku gak ingat lagi,” jelas Vian.
1013.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 449 Beses bilang nesia
Read
+Library
Exit

Exit

Aku tidak menginginkan itu, terlebih April yang mengetahui semua seluk beluknya. Detik selanjutnya baru berjarak empat langkah, satu anak yang berdiri di tralis pembatas menolehkan kepala cepat, menatap aku, April, dan Laura. Sepertinya ia menggunakan indra ke enam, bagaimana mungkin bisa sepeka itu. Diikuti beberapa kepala di sisinya yang ikut menoleh. Ayolah, aku benar-benar tegang. Ini sudah seperti adegan cerita zombie saja, ibaratkan aku, April, dan Laura adalah manusia normal yang datang mendekati kawanan zombie. Mencium aura kami, mereka langsung saja memutar kepala, menatap seakan kami santapan paling sedap, siap menerkam. “Woi itu April.” Satu anak pertama yang melihat kami tadi sek
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang nesia
Read
+Library
Love

Love

"Operasi kedua nanti nya adalah penentu apakah Cinta bisa sembuh atau tidak. Karena saat operasi itu dilakukan hanya ada dua kemungkinan. Pertama dia selamat dan bisa kembali ke kehidupan normalnya, kedua adalah dia mengalami cacat otak permanent karena rangkaian tengkorak dan otaknya memang sudah terbentur keras." Dandy memukul-mukul dada nya yang terasa sakit. "Aku akan menghukum diriku sendiri jika kau sampai mengalami hal buruk Ta." Tidak sampai lima menit Dandy berbicara tiba-tiba dia terkejut dengan tubuh Cinta yang bergetar namun mata Cinta tertutup. Tubuh itu bergetar hebat dan Dandy segera menekan tombol di kanan atas brankar.
1015.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 605 Beses bilang nesia
Read
+Library
NIGHTMARE

NIGHTMARE

"SHIT! AKU BISA GILA SEKARANG!!!" Teriak Irene frustasi sembari mengacak kembali rambut pirang miliknya yang sudah acak-acakan. Saat ini dirinya terlihat seperti orang yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Menyedihkan sekali.
9.92.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang nesia
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status