Terjebak Menjadi Istri Sang Bos
Ia mencatat dalam memorinya siapa saja yang menundukkan kepala karena malu, dan siapa yang menatapnya dengan binar kemenangan.
"Dokter Sheilla, apakah benar tidak ada harapan lagi untuk pemulihan mental Tuan Leonardi?" tanya salah satu direktur senior, seorang pria bernama Hendra yang dulu sangat didukung oleh ayah Leonardi.
Sheilla menghela napas panjang, sebuah gestur dramatis yang sudah ia latih. "Berdasarkan evaluasi neurologis terbaru, kerusakan saraf akibat stres dan komplikasi zat kimia dalam tubuhnya sangat parah. Dokter menyebutnya 'Kegilaan Permanen'. Dia tidak lagi mampu mengenali realitas, apalagi memimpin sebuah perusahaan multinasional."