Kelabu
Gadis kecil itu berlari kecil di sampingku.
Setelah sampai di depan toilet, ia segera masuk. Caranya berlari dan memutar knop pintu dengan kaki yang sedikit berjinjit membuatku gemas sendiri. Dia begitu menggemaskan, sungguh.
Tak lama aku menunggu, ia pun keluar.
“Uh, lega,” katanya sambil membuang nafas.
“Kakak, Delisa sudah selesai.”
“Sudah? Baiklah-baiklah ayo kembali.”
ตอนยอดนิยม