Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

“Sandy, kamu naik apa ke sekolah?” Pertanyaan itu membuat Sandy, Keira, dan Bianca menghentikan langkah secara bersamaan. “Ngapain sih dia nanya-nanya?” gerutu Sandy dalam hati. Namun saat Natha berdiri menunggu di hadapannya, mau tak mau Sandy menjawabnya. “Naik angkot, Kak.” Natha melirik jam tangannya, lalu kembali menatap Sandy “Nggak bakal keburu kalau kamu naik angkot jam segini. Bareng aku aja, ya. Aku bawa motor.”
10637 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
Testpack Di Tas Sekolah Anak Lelakiku

Testpack Di Tas Sekolah Anak Lelakiku

TEST PACK DI TAS SEKOLAH ANAK LELAKIKU POV AUTHOR Mayra menatap nanar pada Nathan yang baru saja datang, ia langsung merengkuh tubuh anak sulungnya itu dengan erat. Isakan kini lolos dari bibirnya.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Melamar Suamiku

Wanita Yang Melamar Suamiku

Kuulas senyum untukku, lalu mulai fokus untuk persiapan usaha rumah makan yang akan kubuka mulai esok pagi. “Hati-hati di jalan, Sayang! Pulangnya bareng lagi, ya! Hati-hati kalau nyeberang jalan, ya, Nak! Yang bagus belajarnya!” cecarku saat Nada dan Rara naik ke sebuah angkutan umum. Kupesan kepada sang supir untuk menurunkan anakku di sekolah mereka. Aku sangat bersyukur angkot ini ternyata melintasi sekolah itu.
1081.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
ISTRI ADIK IPARKU YANG KEGATELAN

ISTRI ADIK IPARKU YANG KEGATELAN

Saat di perjalanan, Nara buru-buru menghentikan motornya saat melihat anak berumur sekitar delapan tahunan berdiri kebingungan ditengah jalan saat menyebrang. Setelah meletakan motornya dipinggiran jalan, Nara buru-buru menolong anak perempuan itu dan membawanya ke tepi jalan. "Adek, manis. Kenapa kamu berkeliaran di jalanan ramai seperti ini. Ini bahaya sayang!" ucap Nara setelah anak itu berada di posisi aman. "Aku lagi nungguin kakakku jemput sekolah tapi belum datang-datang. Karena aku haus jadi aku mau beli es krim di minimarket sana!" gadis itu menunjuk ke arah minimarket.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

“Apa pun hubunganku dengannya, itu bukan konsumsi publik. Terutama bukan urusan anak kecil sepertimu.” “Aku bukan anak kecil! Aku wanita dewasa yang terjebak di rumah seorang pria yang ternyata tidak sejujur kelihatannya,” Ivony mengepalkan tangan di bawah meja. “Kenapa sulit sekali menjawab 'ya' atau 'tidak'?”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
DARI BABU JADI MADU (Semua bukan keinginanku)

DARI BABU JADI MADU (Semua bukan keinginanku)

Batinku. Mobil angkot berwarna orange menyalib delman yang aku naiki. Mobil ini, salah satu alternative angkot untuk pergi ke Kota Gombong. Mereka yang memakai jasa angkutan ini, biasanya adalah para siswa SMA Negeri Gombong, dan para pedagang di pasar-pasar. Hutf ...! Bersambung ....
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
ISTRI PERTAMA SUAMIKU

ISTRI PERTAMA SUAMIKU

Aku melirik Cintya, yang sedang memeriksa barang bawaan dalam tas ransel kecil di pangkuannya. "Semuanya oke?" Tanyaku sambil tetap fokus pada stir di tangan. "Oke Ma. Tadi aku pikir charger ketinggalan. Rupanya ada." Aku tertawa kecil. Kubiarkan Cintya menata kembali barang bawaan pribadi dalam ranselnya. Lima belas menit kemudian mobil tiba di depan gerbang sekolah. Kami tak bisa masuk karena ada beberapa bus sekolah yang akan membawa anak anak ke bandara. Orang tua hanya diizinkan mengantar anak-anak sampai gerbang sekolah.
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
My Dearest Cahaya

My Dearest Cahaya

“Ngapain di sini?” “Nemui kamu.” “Kalau mau tanya masalah Mbak Aya, aku gak tahu apa-apa.” jawab Rendra melenggangkan kakinya menuju halte. Lepas dari Sekolah Dasar, semua anak Sinar memang tidak diberi fasilitas antar jemput. Mereka harus menggunakan angkutan umum untuk berangkat maupun pulang sekolah.
10145.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Liz Kusnandar
udh lama baca cerita MDC ini, tp gak d lanjut..b'coz sempet bapeeerrrr gegara gak rela Aya ny d p****** sm Astro... eh tp makin kesini makin penasaran jd pngen ng read lg... Karya mba beb yg satu ini... emang selalu the best pokonya... ter lope lope
Nery Li
good story, tapi kok aku ga mudeng ya disini, bintang suami pertama sinar, tapi kok asa bisa jd kakak aya. trus di imperfect love, anak sinar ada yg perempuan, tapi disini anak sinar hanya aya yg perempuan jelasin donb Thor hehehe
Baca Semua Ulasan
I Love You. And You?

I Love You. And You?

Halte Tunas Muda atau yang biasa disingkat HTM. Namaku Adinda Sekarayu. Biasa dipanggil Sekar. Berusia enam belas tahun, duduk di kelas sebelas IPA 1 di salah satu sekolah negeri, dan sedang berjalan menyusuri halte menuju sekolah. Di tahun ini sistem pendidikan baru saja mulai menggunakan kembali sistem semester. Mie Anak Mas mewarnai toko kelontong. Dan juga hari Minggu menjadi surga bagi anak sekolah karena penuh dengan kartun dari pagi hingga siang hari.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Pertama adalah jalan ke depan lalu naik angkutan oranye K-40. Maaf, Mah, Pah. Hari ini Suci gak sekolah. Berjalan menuju jalan besar ternyata cukup sulit karena beban dari tas ransel. Untungnya Suci tidak harus lama menunggu karena angkot nomor itu sudah terlihat. Di dalam angkot hanya ada dia dan 2 orang penumpang yang terlihat seperti pegawai kantoran. "Halte busway, kiri ya," ucap salah satu pegawai itu. Akan tetapi semua orang turun dari angkutan termasuk dirinya, setelah memberi ongkos.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai ngintip cd anak sekolah di angkot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status