Hasrat Cinta Sang Pilot
“Ra, forgive yourself.”
Jantung Yura mendadak bergemuruh hebat. “El, lo ngomong apa, sih? Kita lagi di toko lingerie begini. Lo nggak mau dituduh ngapa-ngapain gue, kan?”
“Lo harus mengakui kalau gue yang paling tau soal lo, Ra. Gue nggak mau lo pergi dengan membawa luka. Makanya gue minta sama lo, buat maafkan diri lo. It’s your fault, Ra. Tuhan nggak mungkin mengambil apa yang seharusnya sudah menjadi hak lo, kan?”