Antara Mantan dan Selingkuhan
Fara akhirnya membuka pembahasan, tanpa basa-basi, mengungkit kejadian hari ini.
Suara hembusan angin malam sesekali terdengar. Dinginnya yang menusuk kulit, terasa meresap melewati pori-pori. Fara mendongak, menatap langit, alih-alih menatap Rafka. Malam ini mendung menggelayut, ditandai dengan warna langit yang nampak kelam dan berawan hitam. Tidak ada bintang. Mungkin beberapa menit lagi hujan akan mengguyur Ibu Kota.
Rafka masih diam. Memikirkan jawaban yang tepat untuk Fara, hingga akhirnya ia kembali bersuara. "Kamu gak salah paham, Far."