Luka di Ujung Senja
Di kasir, penjaga toko berkata, “Buku Anda sering dibeli bersama buku-buku ini.”
Anggi tersenyum kecil. “Semoga pembacanya menemukan apa yang mereka cari.”
Ia keluar dengan satu buku baru—tentang seni melambat.
Hubungannya dengan Claudia menemukan ritme baru. Mereka tidak sering bertemu, tapi sesekali saling bertukar pesan yang jujur. Claudia bercerita tentang bayi yang kini mulai tersenyum, tentang malam-malam yang berat, tentang rasa bersalah yang muncul tanpa alasan jelas.