KEMBALINYA SANG RATU
Sinta tersenyum, dan membalas, “Langit tak pernah benar-benar kelabu jika kita belajar membaca cahaya di baliknya.”
Malam menjelang. Bintang mulai berkerlipan seperti mata para leluhur yang diam-diam mengawasi anak-anaknya membangun dunia baru. Di ruang kerja Nyonya Choi, rak-rak tua dipenuhi manuskrip, buku, dan dokumen sejarah. Di antara semua itu, Lintang menemukan lembaran kecil bertuliskan tangan dalam huruf Hangeul kuno.