Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir
Tidak ada tanda-tanda kehidupan manusia—hanya angin dingin yang berdesir di antara puing-puing.
Namun, di tengah kehancuran itu, ia melihat sesuatu yang aneh. Sebuah buku tua tergeletak di tanah, halamannya berdebu namun tetap utuh. Saat ia mendekat, ia melihat bahwa buku itu berisi cerita-cerita tentang kerajaan Gilingwesi—cerita yang ditulis oleh dirinya sendiri. Nama "Raka" tertulis dengan tinta pudar di halaman pertama, dan setiap kata di dalamnya adalah catatan tentang sejarah, budaya, dan mitos kerajaan ini.
인기 회차