Perjalanan Sang Perukiyah
Bai menatap isi dari boneka pocong itu yang terdiri dari telur ayam kampung, gumpalan darah yang sudah mengering, dua buah paku, jarum, juga lilitan rambut.
“Untuk membuat warung seolah tutup, sehingga tidak ada pembeli yang datang hingga akhirnya bangkrut,” paparnya. “Jadi, kalau yang aku lihat di depan tadi itu kayak ada kain hitam yang memutari warung ini, Mas. Dan itu, menutup pandangan orang-orang tentang warung ini. Jadi, orang-orang lihat warungnya tutup. Padahal buka. Gitulah pokoknya.”