로그인Briony sangat terpukul ketika sang kekasih melamar sahabatnya di depan matanya sendiri. Bukan hanya dikhianati, ia juga dihina serta dipermalukan di depan publik. Lima tahun kemudian, ia menjadi populer setelah mengangkat kisah cintanya yang menyedihkan itu ke dalam sebuah novel. Akan tetapi, mantan kekasihnya tersinggung dan mengecam hal itu. Konflik mereka kembali memanas sehingga Briony bersumpah untuk tidak berurusan dengannya lagi. Malangnya, takdir berkata lain. Saat sedang mengemudi, Briony tidak sengaja menabrak seorang anak yang ternyata adalah putra Alex, sang mantan kekasih! Sebagai pertanggungjawaban, ia terpaksa merawat sang anak sampai tangannya yang digips pulih. Sanggupkah Briony bertahan hingga tugasnya berakhir? Drama apa lagi yang akan terjadi di antara dirinya dan mantan kekasih? Akankah kehadiran kekasih baru mempermudah langkah Briony atau justru memperunyam masalahnya dengan Alex?
더 보기"Aku baik-baik saja. Terima kasih sudah menyelamatkanku, Pa," Briony memeluk sang ayah dengan sebelah lengannya yang baru bebas.Philip mengecup kepala Briony dengan mata berkaca-kaca. "Itu kewajiban Papa untuk selalu melindungimu. Apakah kau ketakutan tadi?" selidiknya, tak tega.Briony tersenyum kecut. "Aku sempat ketakutan tadi. Tapi yang penting, sekarang sudah tidak.""Kalau begitu, ayo kita pergi dari sini," ajak Philip seraya membantu sang putri beranjak dari kasur. Kebetulan, Brandon sudah selesai membuka borgol kedua.Briony menurut. Ia memang ingin cepat-cepat meninggalkan tempat itu.Mengetahui perasaan sang kekasih, Brandon pun berkata, "Kalian pergi saja dulu. Aku akan menyusul."Briony sontak menahan langkah. "Kau mau apa?" tanyanya dengan nada resah. Ia tidak suka melihat Brandon berjalan menghampiri Alex dan Joseph.
Brandon tersenyum miring mendengar ucapan Joseph itu. "Kau pikir dirimu sama denganku?" Sambil menggeleng, ia mengejek, "Kita jelas berbeda. Aku adalah kekasih Briony, calon suaminya, laki-laki yang dia dambakan. Tidak masalah jika aku tidur dengannya. Dia pun tidak keberatan, malah senang. Sedangkan kau ...." Brandon menusuk pundak Joseph dengan telunjuk. "Kau itu bukan siapa-siapa. Hanya sampah masyarakat yang tidak berguna. Cuma perempuan bodoh yang mau disentuh olehmu. Briony jelas tidak mau. Karena dia adalah perempuan berkelas yang bermartabat. Sekarang minta maaflah padanya. Katakan kau tidak akan mengganggunya lagi. Meskipun setelah ini kau memang tidak bisa karena sudah mendekam di penjara." "Baru berhasil meniduri satu gadis saja kau sudah sombong, heh?" Joseph mendengus remeh. "Kau itu juga bukan siapa-siapa. Kalau bukan karena berteman dengan Louis Harper, kau tidak mungkin menggantikannya sebagai laki-laki nomor satu di L City." "Siapa kau berani bicara begitu, hmm?" s
Brandon pun mengusap jejak air mata di pipi sang kekasih. "Jadi kau tidak apa-apa?"Briony menggeleng. "Hanya pergelangan tanganku saja yang agak sakit," ia melirik borgol yang mengekang tangannya di atas kepala.Brandon menatapnya dengan prihatin. "Kau tahu di mana mereka menyimpan kuncinya?""Aku tidak tahu. Tapi kurasa, ada di saku dua pria berbadan besar. Mereka yang memborgolku," Briony melirik ke arah pintu, tempat orang-orang tadi berjaga."Kalau begitu, tunggu sebentar. Aku akan mengambilnya," ujar Brandon seraya bangkit dari ranjang.Saat itu pula, Philip bertanya, "Kau mau ke mana?" Tangannya masih mengepal. Napasnya terengah-engah. Padahal, musuh sudah terkapar di hadapannya.Brandon pun menghentikan langkah. "Mencari kunci borgol untuk Briony.""Kau di situ saja. Temani Briony. Biar aku yang menca
Terkejut, Briony spontan menahan pintu dengan seluruh badan. Ponsel Joseph sampai terlepas dari tangannya. Ia tidak tahu apakah teleponnya masih terhubung. Fokusnya sudah bukan lagi ke sana. Karena ia sadar, polisi tidak mungkin bisa datang begitu cepat."Ya, Tuhan. Tolong selamatkan aku! Kirimkan keajaiban untuk menolongku!" pinta Briony dengan sepenuh hati. Air matanya kini telah menitik. Tubuhnya gemetar. Ia sadar jika pintu itu terbuka, dirinya tidak akan bisa bertahan.Sementara itu, Joseph semakin membabi-buta. Kesal karena upayanya terus gagal, ia memanggil anak buahnya."Kalian! Cepat dobrak pintu itu!"Ketakutan Briony semakin besar. Saat pintu bergetar semakin hebat, tangisnya pecah. "Tidak! Kumohon! Joseph, berhentilah! Tidak ada gunanya kau meniduriku!"Malangnya, pintu itu tidak bertahan lama. Hanya setelah beberapa gebrakan, ia terbuka
Alis Briony tertaut. Kepalanya tertekan mundur. Dulu, setelah mereka putus, ia selalu berharap Alex mengucapkan itu lagi—bahwa ia mencintainya. Namun, itu terkesan mustahil dan selalu membuatnya putus asa. Sekarang, setelah ia berhasil move on, Alex malah mengatakannya? "Apakah kau sedang mabuk? K
Sorot mata Briony seketika berubah makna. Hatinya dipenuhi rasa syukur dan keharuan. "Aku pasti melakukan banyak kebaikan di kehidupan sebelumnya. Kalau tidak, rasanya mustahil aku bisa mendapatkan laki-laki sebaik dirimu," tutur Briony, tulus. Senyum Brandon tersungging mendengar itu. "Akulah ya
Lagi-lagi, hanya deru napasnya sendiri yang terdengar. Tak terima dirinya diabaikan, Alex mulai menerka-nerka."Apakah ini karena Brandon? Laki-laki itu melarangmu untuk kembali padaku?" tanya Alex seolah-olah Briony berdiri di balik pintu. Kemudian, ia menyimpulkan sendiri. "Jangan dengarkan dia,
Briony menarik napas dalam-dalam. "Apa maksudmu? Brandon belum menikah. Kau pasti salah orang."Caroline mendengus menghina. "Kau masih menyangkal?" "Menyangkal apanya? Bukankah kau baru saja membicarakan orang yang kucinta? Brandonlah orangnya, dan dia belum menikah karena aku juga. Kami berencan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
리뷰