Sebelum Hujan Membasahi
Luar biasa, salah satu alasan aku menyempatkan namanya disetiap doa yang aku pinta.
Malam Minggu, malam yang sebelumnya tak pernah aku pikirkan akan menjadi seperti ini jadinya. Malam yang aku anggap menjadi sebuah kebahagiaan seperti malam-malam sebelumnya, nyatanya berbalik dengan ekspektasi yang ada dalam pikiran serta hati.
"Hay, Beb, bagaimana kuliahmu?" Aku membuka percakapan diantara kami.
"Baik, Beb, ya ... beginilah. Sibuk terus ngejar skripsi." Tutur Chelsi sembari menyerutup teh tarik kurma kesukaan yang pasti dia pesan ketika kami bersama.
Hot Chapters